Prospek Bisnis Properti Indonesia masih Tinggi

Prospek bisnis properti Indonesia punya masa depan yang cerah lewat masuknya berbagai kerja sama antara investor global dengan pengembang lokal. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 Juni 2019  |  15:24 WIB
Prospek Bisnis Properti Indonesia masih Tinggi
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan gedung bertingkat di kawasan Daan Mogot, Tangerang, Kamis (3/8). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Prospek bisnis properti Indonesia punya masa depan yang cerah lewat masuknya berbagai kerja sama antara investor global dengan pengembang lokal. 

Salah satunya adalah CFLD International, perusahaan pengembangan properti dan kawasan industri berskala global asal China ini disebut-sebut memiliki komitmen investasi mencapai angka Rp19,5 triliun hingga 2020.

Mereka sendiri sudah berkiprah menggarap proyek besar di Indonesia sejak 2016. 

"Investor global seperti ini banyak menyokong dalam aspek permodalan. Tentu mereka bisa membawa angin segar dan harapan yang bagus ke depan bagi bisnis properti Indonesia," kata Executive Director Indonesia Property Watch Ali Tranghanda.

Salah satu proyek teranyar adalah kerja sama pembangunan pusat perbelanjaan di Tangerang New Industry City (TNIC) antara CFLD International dengan perusahaan pengembang pusat perbelanjaan asal Singapura, Samanea. Kedua raksasa pengembang properti ini telah menandatangani pembelian lahan seluas 7,6 hektar pada 6 April 2019.

Kawasan TNIC terletak sejauh 20 kilometer dari Bandara International Soekarno-Hatta dan 30 kilometer dari CBD Jakarta. Wilayah ini diprediksi dapat berkembang menjadi pusat inovasi sehingga mampu memberikan peluang bagi perkembangan wilayah tersebut dan menjadikannya sebagai pusat perbelanjaan modern di wilayah barat Jakarta.

Selain itu, proyek TNIC ini juga bertujuan untuk membangun platform yang dapat menghubungkan calon investor lainnya dengan para pedagang dan konsumen.

Menurut Ali, masuknya permodalan global dengan menggandeng partner lokal yang lebih aware dan paham kondisi dalam negeri, juga menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia punya daya tarik serta prospek menarik. “Meski kita merupakan salah satu negara di Asia-Pasifik yang harga lahannya masih relatif rendah, namun peningkatannya (industri properti) luar biasa," ujar dia.

Berdasar data Real Estate Indonesia (REI), penetrasi pengembang global makin intens dalam tiga tahun terakhir, dengan total nilai investasi hingga Rp105 triliun. Kerja sama ini diprakarsai antara lain oleh CFLD International dengan Alam Sutera, Mitsui dengan Summarecon, Hyundai dengan Metland, dan masih banyak lagi.

CLFD International sendiri telah ikut berpartisipasi mendirikan kota-kota industri yang mampu mengangkat kehidupan masyarakat dan menjadi katalisator pengembangan ekonomi yang tersebar di 80 daerah di seluruh dunia

Ali juga menekankan bahwa pasar properti Indonesia di tingkat menengah pun punya potensi yang sangat besar. Meski di tengah iklim tahun politik yang biasanya mempengaruhi bisnis, bisnis properti seperti tak terlalu terpengaruh. Apalagi, daya beli masyarakat saat ini pun sudah cukup baik.

"Memang, saat ini adalah tahun konsolidasi bagi para pengembang (lokal). Namun, untuk pasar menengah ke bawah, saya lihat efek tahun politik nyaris tidak ada pengaruh signifikan. Tetap bagus," kata Ali, menambahkan.

Pascakongres The International Real Estate Federation yang mengagendakan pertemuan bisnis antara anggota Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) dengan 17 perusahaan pengembang global di Nusa Dua, Bali, Desember 2018, kerja sama investor global dengan lokal memang sedang digenjot. Acara ini diselenggarakan demi meningkatkan prospek industri properti di Indonesia yang sebelumnya sempat loyo.

Melalui pertemuan antara pemodal global dengan pengembang lokal tersebut, REI menargetkan peluang kerja sama menggarap lebih banyak segmen bisa semakin terbuka lebar. Termasuk hunian terjangkau atau affordable housing, yang saat ini permintaannya sangat besar di Indonesia.

Menjadi salah satu dari 17 perusahaan pengembang properti global yang berkomitmen di Indonesia, merupakan bukti CFLD International.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup