Penyaluran BBM Naik 37 Persen pada Puncak Arus Mudik di Jatim

Penyaluran gasoline pada puncak arus mudik di Jatim naik 37% menjadi 17.640 kiloliter (KL).
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 06 Juni 2019  |  13:17 WIB
Penyaluran BBM Naik 37 Persen pada Puncak Arus Mudik di Jatim
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke truk tangki di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/12/2018). - ANTARA/Didik Suhartono

Bisnis.com, MALANG - Penyaluran BBM pada puncak arus mudik di Jatim naik 37% menjadi 17.640 kiloliter (KL).

Rustam Aji, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V, mengatakan bahwa berdasarkan evaluasi Tim Satgas RAFI (Ramadhan dan Idul Fitri) 2019 Pertamina MOR V, peningkatan penyaluran BBM tertinggi di Jawa Timur terjadi pada H-4, Sabtu (1/6/2019). Penyaluran Gasoline pada hari tersebut meningkat 37% hingga 17.640 KL, dari kondisi normal 12.900 KL/ hari. 

"Peningkatan penyaluran gasoline [BBM] cukup tinggi juga terjadi pada H-6, Kamis (30/5), menjadi sebesar 17.000 KL atau meningkat 32%," katanya dalam keterangan resminya, Kamis (6/6/2019).

Tingginya jumlah pemudik yang menggunakan jalur darat, berbanding lurus dengan meningkatnya permintaan BBM terutama di wilayah mudik.  Namun, kata dia, hal ini sudah diantisipasi oleh Pertamina dengan melakukan penambahan titik-titik layanan BBM.

Sebelumnya, Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi di Jatim sebesar 12% untuk produk BBM selama masa Satgas, dan mengantisipasi peningkatan konsumsi gasoline pada puncak arus mudik hingga 41%. 

Terkait dengan arus balik, Rustam menegaskan,  Pertamina melakukan persiapan untuk mengantisipasi arus wisata dan arus balik.  Beberapa hal yang dilakukan adalah melakukan build up stock SPBU khususnya SPBU Toll Jalur B (Surabaya arah ke Ngawi) serta SPBU di daerah Wisata.

Pertamina juga memberikan fasilitas kredit kepada SPBU dengan term of payment sampai dengan 3 hari.  Adapun untuk menghindari kemacetan lalu lintas, Pertamina mengoptimalkan penyaluran dari Terminal BBM ke SPBU lebih awal, mulai jam 00.00.

Pertamina juga tetap menyiagakan mobil tangki di 16 (enam belas) SPBU kantong di Jombang, Probolinggo, Lumajang, Malang, Batu, Ngawi, Pacitan, Nganjuk, dan Jember. Pertamina, ujar dia, memprediksi puncak arus balik terjadi pada hari Sabtu-Minggu (8-9/6/2019) dan puncak berikutnya di 15-16 Juni 2019.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan Pertamina, dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui Contact Pertamina di nomor 135.

"Kami mengimbau kepada para wisatawan dan masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, untuk mengisi penuh BBM di lokasi awal, untuk menghindari kepadatan pengisian BBM di Rest Area," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arus mudik, gasoline

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top