Jumlah Kendaraan Keluar Jakarta ke Arah Timur di Bawah Ekspektasi

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatatkan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah Timur sebanyak 691.569 kendaraan, naik sebesar 79,05% dari lalu lintas harian (LHR) normal 386.240 kendaraan.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 05 Juni 2019  |  21:43 WIB
Jumlah Kendaraan Keluar Jakarta ke Arah Timur di Bawah Ekspektasi
Ilustrasi - Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). - ANTARA / Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, BADUNG - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatatkan jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah Timur sebanyak 691.569 kendaraan, naik sebesar 79,05% dari lalu lintas harian (LHR) normal 386.240 kendaraan.

Namun, jumlah yang tercatat ini baru memenuhi realisasi 95% dari total prediksi Jasa Marga untuk lalu lintas mudik yang menuju ke arah timur sebesar 724.889 kendaraan sejak H-7 sampai H-1 Lebaran 2019.

"Terdapat sekitar 33.320 kendaraan tersisa dari prediksi jumlah kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta," seperti tertulis dalam keterangan resmi Jasa Marga, Rabu (5/6/2019).

Lalu lintas (lalin) mudik ke arah timur merupakan kontribusi lalin mudik di dua gerbang tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Berikut adalah rincian distribusi lalin ke arah timur:

– GT Cikampek Utama, dengan jumlah 477.280 kendaraan, naik sebesar 194,49% dari LHR normal sebanyak 162.071 kendaraan
– GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 214.289 kendaraan, turun sebesar 4,41% dari LHR normal sebanyak 224.169 kendaraan

Sementara itu, Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang selama lima hari (H-7 hingga H-1 Lebaran 2019) sebesar 308.311 kendaraan, turun sebesar 16% dari LHR normal 366.780 kendaraan.

Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan/Lokal via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi juga tercatat selama lima hari (H-7 s.d H-1 Lebaran 2019) sebesar 216.979 kendaraan, naik sebesar 3,3% kendaraan dari LHR normal 210.046 kendaraan.

Distribusi lalu lintas terbesar adalah ke arah timur, sebesar 57% ke arah Timur, sedangkan ke arah Barat sebesar 25% dan ke arah Selatan sebesar 18%.

Sehingga total kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan sejak H-7 sampai H-1 Lebaran 2019 atau pada hari Rabu – Minggu (29/5 – 4/6) tercatat sebesar 1.216.859. Angka ini naik sebesar 26% dari LHR normal sebesar 963.065 kendaraan.

Jumlah lalu lintas untuk tujuh hari ini telah memenuhi 94% dari prediksi volume lalu lintas yang akan meninggalkan Jakarta menuju ketiga arah (1.29 juta kendaraan) sejak H-7 s.d. H-1 Lebaran 2019. Dari jumlah tersebut, masih terdapat sisa 6% atau 79 ribu kendaraan dari prediksi jumlah kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019: Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jasa marga, Jelajah Jawa-Bali, mudik lebaran 2019

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top