Survei PwC : Kompetensi SDM Buat 'Risau' Para CEO Global

Hasil survei PricewaterhouseCoopers (PwC) yang melibatkan 1.378 chief executives di lebih dari 90 negara yang dikutip Rabu (5/6/2019), menggambarkan bahwa dua per tiga CEO bisnis swasta merasa kesulitan untuk merekrut pekerja.
Stefanus Arief Setiaji | 05 Juni 2019 13:37 WIB
PricewaterhouseCoopers. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Isu mengenai keterampilan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan dunia kerja, menjadi tantangan utama bagi korporasi global dalam menghadapi persaingan bisnis ke depan.

Hasil survei PricewaterhouseCoopers (PwC) yang melibatkan 1.378 chief executives di lebih dari 90 negara yang dikutip Rabu (5/6/2019), menggambarkan bahwa dua per tiga CEO bisnis swasta merasa kesulitan untuk merekrut pekerja.

Selanjutnya ada lebih dari sepertiga CEO yang merasa prihatin dengan ketersediaan keterampilan utama para tenaga kerja.

“Kekurangan ini pada akhirnya berdampak pada inovasi, pengalaman pelanggan, dan biaya meningkat lebih dari yang diharapkan,” tulis riset PwC tersebut.

Akan tetapi, korporasi swasta memiliki beberapa keuntungan dalam berburu orang-orang terbaik dan keterampilan yang tepat.

“Kesetiaan dan kepercayaan lebih mudah untuk dikembangkan dalam bisnis swasta. Investasikan pada kesuksesan karyawan Anda dan Anda perlu terus melatih mereka. Tingkatkan mereka dan beri penghargaan kepada mereka,” bunyi riset itu.

Hal yang perlu diberi perhatian apabila Anda dalam posisi sebagai pencari SDM adalah menawarkan pengaturan kerja yang fleksibel untuk memikat pekerja berpengalaman.

Selain itu, sebagai pemburu calon pekerja, harus bisa membangun relasi dengan masyarakat untuk bermitra dengan sekolah dan organisasi untuk membantu mengembangkan keahlian dan orang-orang terampil yang dibutuhkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ceo, sdm, SURVEI PWC

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top