JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Pemudik Pesawat Tersebar, AirNav Siagakan Posko Angkutan

AirNav Indonesia cabang Surabaya memprediksi lalu lintas penerbangan di Bandara Juanda Surabaya tak akan terlampau padat di satu waktu tertentu, baik ketika Arus Mudik maupun Arus Balik.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 02 Juni 2019  |  23:14 WIB
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Pemudik Pesawat Tersebar, AirNav Siagakan Posko Angkutan
Ilustrasipegawai AirNav mengamati pergerakan pesawat di Air Traffic Controller Working Positions. - Bisnis.com/Rio Sandy Pradana.

Bisnis.com, SURABAYA — AirNav Indonesia cabang Surabaya memprediksi lalu lintas penerbangan di Bandara Juanda Surabaya tak akan terlampau padat di satu waktu tertentu, baik ketika Arus Mudik maupun Arus Balik.

Manajer Perencanaan dan Evaluasi Operasi AirNav Indonesia Cabang Surabaya Aji Kuspitono menjelaskan beberapa faktor yang mendasarinya kepada Tim Jelajah Bisnis, Minggu (2/6/2019).

"Pertama, jalan tol Jawa sudah dioperasikan, sama program mudik gratis BUMN juga banyak. Jadi sekarang masyarakat sudah bisa memanfaatkan banyak moda transportasi. Misalnya kereta dan pesawat dulu hampir sama [harganya], tetapi sekarang kan jauh," jelas Aji.

Faktor kedua, Aji mengungkapkan pemudik akan tersebar, sebab adanya penurunan lalu lintas penerbangan secara nasional, akibat mahalnya tiket pesawat domestik dan adanya kebijakan bagasi berbayar.

Buktinya, pada musim Lebaran 2019 ini jumlah flight per hari di Bandara Juanda diperkirakan menurun dengan persentase 11 hingga 16 persen. Pada 2018, lalu lalu lintas penerbangan di Bandara Juanda dapat mencapai 496 flight dalam sehari. Sementara kini, H-4 menjelang Lebaran 2019, hanya ada 418 flight dalam sehari dan diprediksi sedikit meningkat pada H-3.

Ketiga, Aji berpendapat hari persebaran penerbangan domestik untuk para pemudik akan cenderung merata, sebab terdapat jangka waktu yang panjang dari masa libur kerja dan libur sekolah terhadap hari-H Lebaran 2019.

Oleh sebab itu, Aji memastikan AirNav Indonesia baik cabang Surabaya maupun cabang di kota lain, akan tetap membuka posko hingga jauh hari selepas Arus Balik, demi memonitor keamanan masing-masing bandara.

"Posko memang kita anggap penting karena dengan adanya posko operasional, kita jamin [lalu lintas penerbangan] berjalan lancar, dan tidak ada hambatan. Karena bukan hanya mantau traffic, tapi juga gangguan perlatan walaupun dalam operasional sendiri sudah ada petugasnya," jelas Aji.

Aji memprediksi, karena H+4 hingga H+5 Lebaran 2019 jatuh pada Sabtu dan Minggu, maka posko Angkutan Lebaran di setiap cabang AirNav Indonesia tetap akan digelar hingga H+7 atau H+8 Lebaran 2019, demi memantau persebaran arus nalik para pemudik.

Tim Jelajah Jawa Bali 2019 (Rayful Mudassir, Aziz Rahardyan, Mutiara Nabila, Wibi Pratama, Ni Putu Eka Wiratmini)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Aziz Rahardyan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top