JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Jarang Posko Mudik, Jalur Pantura Jawa Timur Lebih Rawan

“Memang jarang rest area sepanjang sini, mas. Padahal di sini lumayan rawan. Dulu sering ada kejadian di sekitar sini. Karena jalannya panjang dan cenderung kecepatan tinggi,” ujar Gunawan, Koordinator Polisi di Posko Perhutani, Sabtu (1/6/2019) siang.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali | 01 Juni 2019 15:32 WIB
Ruas Tol Solo-Ngawi terpantau masih lancar hingga H-4 Lebaran atau Sabtu (1/6/2019). - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019

Bisnis.com, TUBAN — Posko Mudik di Jalur Pantai Utara (Pantura) dari perbatasan Jawa Tengah memasuki Jawa Timur terpantau memiliki jarak cukup jauh.

Berdasarkan pantauan Bisnis, selepas posko mudik pertama di sekitar perbatasan Jawa Timur, posko mudik selanjutnya baru ada lagi di Kabupaten Tuban, yaitu posko mudik yang didirikan Perhutani di kawasan Hutan Jati Peteng.

“Memang jarang rest area sepanjang sini, mas. Padahal di sini lumayan rawan. Dulu sering ada kejadian di sekitar sini. Karena jalannya panjang dan cenderung kecepatan tinggi,” ujar Gunawan, Koordinator Polisi di Posko Perhutani, kepada Bisnis, Sabtu (1/6/2019) siang.

Selain itu, pemudik roda dua mesti waspada terhadap angin kencang di sepanjang Jalur Pantura Jawa Timur, serta penerangan jalan umum yang redup.

“Dulu rest area terpusat di sini oleh gabungan jajaran Polda, Polres, Kodim. Yang paling dekat sini, kan, Polsek Djenu. Tapi sekarang dialihkan pusatnya di Terminal Lama Tuban,” tambah Gunawan.

Gunawan menjelaskan bahwa hingga hari ini, pemudik belum terlihat ramai melintasi poskonya, bahkan para pemudik roda dua sekalipun.

Dirinya memprediksi, selain karena panas yang menyengat di siang hari, para pemudik ke arah Surabaya masih belum banyak, terpecah ke jalur tengah, atau memang pemudik telah habis menuju arah Jawa Tengah.

Hal ini senada dengan survei Litbang Kementerian Perhubungan. Dari 14,9 juta warga Jabodetabek yang mudik, Jawa Tengah menjadi tujuan terbanyak, yaitu 5.615.408 orang (37,68 persen), disusul Jawa Barat sebanyak 3.709.049 orang (24,89 persen), sedangkan Jawa Timur hanya sebanyak 1.660.625 orang (11,14 persen).

Tim Jelajah Jawa Bali 2019 (Rayful Mudassir, Aziz Rahardyan, Mutiara Nabila, Wibi Pratama, Ni Putu Eka Wiratmini)

 

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top