Jelajah Lebaran Jawa-Bali 2019: Kemenhub Siapkan Fasilitas Ramah Anak di Sejumlah Titik

Pemerintah telah menyiapkan ruang bermain dan belajar bagi anak di sejumlah stasiun kereta api dan bandar udara.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali | 31 Mei 2019 08:34 WIB
Ilustrasi Stasiun Gambir - Eva Rianti

Bisnis.com, CIREBON - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan semakin meningkatkan pelayanan ramah anak khususnya pada saat mudik lebaran tahun ini. Pengembangan tersebut dilakukan pada berbagai sektor transportasi darat, laut, udara dan kereta. 

Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Kemenhub Cris Kuntadi mengatakan pihaknya telah menyiapkan ruang bermain dan belajar bagi anak di sejumlah stasiun kereta api dan bandar udara. Pasalnya, lanjutnya, fasilitas wajib untuk anak adalah ruang bermain (playground) dan ruang belajar. 

"Di Bandara Kertajati, Jawa Barat yang baru pun misalnya juga sudah dilengkapi fasilitas ramah anak berupa taman bermain dan belajar yang luas agar anak-anak leluasa bermain," tuturnya, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (31/5/2019).

Chris menambahkan pihaknya mencatat fasilitas anak juga telah didirikan di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang menyediakan bioskop dan game center sebagai tempat alternatif menunggu jadwal keberangkatan. Untuk anak balita, sambungnya, orang tua dapat membawa si kecil ke bioskop mini dan booth game center yang ada di boarding lounge keberangkatan domestik terminal 3. "Fasilitas spesial ini bisa diakses hanya dengan menunjukkan boarding pass."

Chris mengemukakan pengembangan fasilitas mudik ramah anak pun juga dilakukan di stasiun seperti stasiun Pasar Senen dengan ruang mewarnai untuk pemudik cilik. 

Di sisi lain, menurutnya, hampir semua terminal, pelabuhan, bandara dan stasiun sudah ada ruang kecil khusus diperuntukkan bagi ibu menyusui dan anak bayi. Chris menguraikan nursery room di terminal bandara menyediakan semua yang ibu menyusui butuhkan dilengkapi sofa yang nyaman, tempat ganti popok, sampai sterilizer botol ASI Perah (ASIP).

Untuk menjaga keselamatan, Chris mengingatkan pihaknya tidak menganjurkan mudik menggunakan motor apalagi membawa penumpang melebihi kapasitas dan ditambah membawa anak-anak. Maka dari itu, lanjutnya, kementerian menyajikan musik gratis melalui moda darat, kereta, dan laut.

"Penyediaan fasilitas mudik gratis ini diyakini dapat memberikan kenyaman kepada pemudik, khususnya anak-anak," ujarnya.

Chris menambahkan pihaknya telah bekerja sama dengan Korlantas Polri, PT Jasa Marga, dan pemangku kepentingan lain dalam menetapkan kebijakan lalu lintas One Way pada arus mudik dan balik 2019. Kebijakan One Way Arus mudik dan balik tersebut, ujarnya, diyakini dapat memperbaiki kualitas jarak tempuh yang dapat mengurangi kerentanan para pemudik anak, disabilitas dan lansia. 

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M Arief, Maria Elena, Reni Lestari)

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top