Saudi Aramco & Sempra Energy Sepakati Kerja Sama Bisnis LNG Terbesar Dalam 6 Tahun

Saudi Aramco dan Sempra Energy menandatangani head of agreement (HoA) sebagai langkah awal perjanjian jual-beli gas alam cair (LNG) selama 20 tahun mendatang.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  18:16 WIB
Saudi Aramco & Sempra Energy Sepakati Kerja Sama Bisnis LNG Terbesar Dalam 6 Tahun
Saudi Aramco - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Saudi Aramco dan Sempra Energy menandatangani head of agreement (HoA) sebagai langkah awal perjanjian jual-beli gas alam cair (LNG) selama 20 tahun mendatang.

Selanjutnya akan ditandai dengan sales and purchase agreement (SPA) jual - beli LNG sebesar 5 juta ton per tahun (Mtpa) dari hasil produksi Proyek LNG Port Arthur Fase 1. Dalam kesepakatan awal tersebut, disebutkan Aramco akan membeli 25% saham proyek LNG Port Arthur Fase 1.

Dalam laman resmi Saudi Aramco, CEO dan Presiden Direktur Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan perjanjian dengan Sempra LNG, anak usaha Sempra Energy, merupakan langkah besar bisnis Aramco untuk menjadi pemain LNG global.

"Dengan permintaan global LNG yang tumbuh 4% per tahun, dan kemungkinan akan melebihi 500 juta Mtpa pada 2035, kami melihat peluang signifikan di pasar ini dan kami terus mengejar kemitraan strategis," katanya, Rabu (22/5/2019).

Sementara itu, CEO Sempra Energy Jeffrey W. Martin mengatakan jalinan kerja sama dengan Saudi Aramco akan mendukung percepatan pengembangan fasilitas pencairan LNG di Texas dan memungkinkan ekspor dari Amerika ke pasar global.

"Kami senang bermitra dengan Saudi Aramco," katanya.

Pengembangan proyek LNG Port Arthur Fase 1 diusulkan dengan mencakup 2 fasilitas pencairan, hingga tiga tanki LNG dan fasilitas lainnya yang mendukung ekspor sebesar 11 Mtpa dalam jangka panjang. Proyek LNG ini berpotensial menjadi yang terbesar di Amerika Utara dengan kemampuan ekspansi delapan liquefaction train atau kapasitas sekitar 45 Mtpa.

Terpisah, Wood Mackenzie Research Director Giles Farrer mengatakan jika perjanjian awal ini dikonversi menjadi SPA, maka akan menjadi kesepakatan bisnis LNG terbesar yang pernah ditandatangani sejak 2013.

"Ini sinyal kuat Aramco untuk menjadi pemain gas global dan mengembangkan portofolio LNG. Seiring dengan transisi energi yang intensif, kami melihat mereka mengikuti perusahaan minyak global dengan mendivesifikasi migas menjadi LNG," katanya, melalui keterangan tertulis.

Setelah sepakat dengan Sempra Energy, Saudi Aramco tertarik untuk mengakuisisi proyek LNG di Arktik, Rusia dan Australia. Giles belum dapat menerka tujuan akhir Aramco terkait bisnis LNG-nya, tetapi ada potensi untuk mengisi kebutuhan pembangkit listrik di Arab Saudi.

"Untuk membangun operasi pemasaran LNG-nya, kami berharap Saudi Aramco membangun keahliannya yang luas dalam pemasaran minyak mentah dan produk, sementara juga meningkatkan hubungan diplomatik Arab Saudi. Untuk memfasilitasi ini, Saudi Aramco baru-baru ini mulai berdagang LNG, menjual kargo LNG pertamanya ke India pada April," tambahnya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
saudi aramco

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top