Serahkan Zakat, Presiden Jokowi Ingin Pengelolaan Terintegrasi Secara Digital

Menurut Presiden Joko Widodo pengelolaan zakat yang terintegrasi secara digital akan membuat penyalurannya bisa berjalan efektif dan efisien. 
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 16 Mei 2019  |  14:43 WIB
Serahkan Zakat, Presiden Jokowi Ingin Pengelolaan Terintegrasi Secara Digital
Presiden Joko Widodo menerima bukti peneyerahan zakat dari petugas Baznas. - Bisnis/Yodie Hardiyan

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo berharap pengumpulan dan penyaluran zakat dapat terintegrasi secara digital di masa mendatang.

Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden di sela-sela acara penyerahan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Penyerahan zakat itu juga dihadiri dan dilakukan oleh sejumlah pejabat tinggi negara.

"Ke depan, saya harapkan dalam pengumpulan dan penyaluran zakat ini akan terintegrasi dengan digital dan database zakat yang betul-betul bisa kita kerjakan dengn sistem yang baik, yang lebih baik," kata Jokowi.

Menurutnya, pengelolaan zakat yang terintegrasi secara digital akan membuat penyalurannya bisa berjalan efektif dan efisien. 

Dalam kesempatan itu, Jokowi berharap muzakki atau pembayar zakat bisa membayar zakat melalui Baznas supaya lebih aman, teratur dan tepat penyalurannya kepada para mustahik.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga sempat menyampaikan pentingnya zakat sebagai satu bagian dari ekosistem perekonomian syariah nasional.

"Zakat sangat penting sekali untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi, mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mendorong Indonesia jadi pusat ekonomi syariah dunia," kata Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, zakat, baznas

Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top