Tarif 3 Ruas Tol Milik META Segera Naik

Kenaikan tarif ini diusulkan pada tiga ruas yaitu Pondok Aren - Serpong, Ujung Pandang Seksi 1 dan Seksi 2, dan Makassar Seksi IV.
Krizia Putri Kinanti | 09 Mei 2019 16:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Tiga ruas tol milik PT Nusantara Infrastructure Tbk., (kode emiten META) telah lolos uji Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada semester II/2018 dan akan naik pada akhir tahun ini.

Kenaikan tarif ini diusulkan pada tiga ruas yaitu Pondok Aren - Serpong, Ujung Pandang Seksi 1 dan Seksi 2, dan Makassar Seksi IV.

General Manager Corporate Affairs Nusantara Infrastructure Deden Rochmawaty mengatakan bahwa terdapat dua ruas yang belum lolos SPM pada semester I, yakni Ujung Pandang Seksi 1 dan 2 serta Makassar Seksi IV.

"Kedua tol tersebut di semester I memang belum memenuhi standar SPM dikarenakan kurangnya salah satu katagori yang ditetapkan oleh BPJT. Namun, di semester II kami telah memenuhi SPM tersebut," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (8/5/2019).

SPM diukur berdasarkan 26 parameter yang terbagi ke dalam enam aspek. Keenam aspek itu yakni kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, dan aksesibilitas. Selanjutnya mobilitas, keselamatan, dan pertolongan pertama.

Menurut Deden, pada semester lalu terdapat 2 indikator ruas tol milik META yang belum memenuhi SPM yakni sistem informasi dan kondisi lalu lintas seperti dan nomor telepon info tol. Selanjutnya, kenaikan tarif ini mengikuti jadwal pada 2 tahun yang lalu.

"Surat keputusan masih menunggu, kita yang Makassar seksi IV Oktober 2019, Ujung Pandang seksi I dan seksi II Desember akan naiknya," tuturnya

Sebagai informasi, META memiliki tiga konsesi jalan tol  yaitu Pondok Ranji - Pondok Aren, Tallo - Bandara Hasanuddin, dan Pelabuhan Soekarno Hatta - Pettarani. Sepanjang 2018, ruas Pondok Ranji - Pondok Aren masih menjadi penyumbang pendapatan di sektor jalan tol, yakni sebesar Rp211,61 miliar.

Di samping tiga ruas dengan kepemilikan mayoritas, META juga telah menambah kepemilikan saham di PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) menjadi 35%. JLB merupakan pemegang konsesi ruas Kebon Jeruk - Penjaringan yang merupakan bagian dari jalan tol lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ringroad.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kenaikan tarif tol, nusantara infrastructure

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup