Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Akan Perkuat Bakamla

Perkuatan keberadaan dan wewenang Badan Keamanan Laut (Bakamla) menjadi salah satu fokus pemerintah dalam proses harmonisasi perundang-undangan yang tengah berjalan.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 08 Mei 2019  |  21:56 WIB
Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan (kiri). - Bisnis/Rinaldi M. Azka
Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan (kiri). - Bisnis/Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, JAKARTA - Perkuatan keberadaan dan wewenang Badan Keamanan Laut (Bakamla) menjadi salah satu fokus pemerintah dalam proses harmonisasi perundang-undangan yang tengah berjalan.

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Pandjaitan menyebutkan kewenangan untuk melakukan penjagaan laut (coast guard) saat ini ada di sejumlah lembaga seperti TNI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan dan lain-lain.

Padahal, secara internasional, kewenangan menjaga keamanan laut biasanya ada di satu institusi atau lembaga yang disebut coast guard. Untuk itu, dibentuklah Badan Keamanan Laut.

Namun, kewenangan Bakamla ini sendiri hingga saat ini masih tumpang tindih dengan institusi lain.

“Jadi, kita bikin satu organisasi yang belum tuntas sebenarnya. Itu yang sekarang presiden perintahkan supaya dilakukan harmoniasi peraturan perundang-udangan supaya tidak tumpang tindih,” jelas Luhut dalam pertemuan dengan wartawan, Rabu (8/5/2019).

Dengan adanya harmonisasi perundang-undangan ini, Bakamla akan menjadi satu-satunya badan yang bertanggung jawab atas keamanan laut di samping TNI yang memang memiliki tugas sebagai perangkat pertahanan negara.

Dengan demikian, menurut Luhut, kedepannya, tugas pengawasan keamanan di laut yang melibatkan banyak instansi di bawah satuan tugas (satgas 115) tidak akan lagi ada.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bakamla luhut binsar pandjaitan satgas 115
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top