Menjelajahi Ruang-ruang Kubik di Kantor Pusat Amorepacific

Connectivity menjadi konsep bangunan megah kantor pusat Amorepacific Global di Yongsan, Seoul, Korea Selatan yang secara resmi dibuka pada 2018. Gedung berbentuk kubus ini dirancang elegan sebagai bentuk perwujudan solid perkembangan raksasa kosmetik dan produk perawatan kecantikan itu.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 02 Mei 2019  |  17:10 WIB
Menjelajahi Ruang-ruang Kubik di Kantor Pusat Amorepacific
Salah satu ruang terbuka di Amorepacific Headquarter di Seoul.

Connectivity menjadi konsep bangunan megah kantor pusat Amorepacific Global di Yongsan, Seoul, Korea Selatan yang secara resmi dibuka pada 2018. Gedung berbentuk kubus ini dirancang elegan sebagai bentuk perwujudan solid perkembangan raksasa kosmetik dan produk perawatan kecantikan itu.

Bangunan mencolok yang berada di pusat kota ini memiliki warna dominan putih bersulur vertikal. Bernama resmi Amorepacific Global Headquarters, kantor ini menjadi nadi manajemen dalam mengelola 32 merek produk keluaran perusahaan.

Amorepacific merupakan induk dari merek kosmetik dan produk perawatan kecantikan ternama semacam Sulwhasoo, Etude House, Innisfree, Iope, Mamonde, dan lainnya.

Bangunan berbentuk kubik ini bertingkat 22 dengan 7 lantai berada di bawah tanah. Ruangannya menampung sekitar 7.000 karyawan dengan dilengkapi roof garden di lantai 5, 11, dan 17.

Kantor pusat Amorepacific Global tersebut merupakan karya arsitek ternama dari Inggris David Chipperfield dengan timnya di David Chipperfield Architects. Dia memulai proyek pada 2010 dan selesai pada 2017. Berdiri di lahan seluas 14.526 meter persegi, bangunan gedung memiliki ukuran 8.690 meter persegi.

Dalam laman resminya, arsitek Chipperfield mengungkapkan bahwa bangunan asli Amorepacific telah ditempati perusahaan sejak 1956 yang dulunya merupakan zona militer AS dan kini telah berubah menjadi kawasan bisnis.

Bentuk bangunannya abstrak dan gestural yang fokus pada volume tunggal dengan proporsi dikembangkan untuk memaksimalkan efektivitas ventilasi alami dan cahaya matahari. Tiga bagian tak beruang berbentuk kotak besar menghubungkan kekosongan dengan lingkungan luar.

Chipperfield menyatakan, desain itu menguraikan ambisi sosial, budaya, dan profesional perusahaan dengan menggabungkan tempat kerja dengan kegiatan bersama lainnya. Fasad dengan cladding brise-soleil diaphanous diklaim mampu mengurangi beban panas ruangan.

“Secara metaforis, bangunan baru ini menggaungkan aspirasi organisasi modern, menengahi antara lokal dan global, privat dan publik, kolektif dan individu, formal dan informal, dan dengan demikian membangun identitas dinamisnya.”

PERPADUAN

Konsep perpaduan yang kaya antara fasilitas publik seperti museum, auditorium, perpustakaan, restoran, dan fasilitas penitipan anak memastikan bahwa bangunan ini tak hanya kantor yang efisien, tetapi juga wajah perusahaan di kota metropolitan Seoul.

President Public Relations Amorepacific Global HQ Brian Kim mengatakan, kecintaan pendiri perusahaan terhadap seni pun terwujud ke dalam beberapa ruang eksibisi seni yang terbuka untuk publik.

Ketika melewati pintu masuk utama akan disambut dengan dua kafe teh premium Osulloc produksi Amorepacific, di sisi kiri dan kanan. Saat memasuki lobi (lantai satu), seketika, pandangan mata tertarik untuk menengadah menikmati langit-langit berbentuk kotak-kotak dengan tambahan kemilau yang ternyata dihasilkan dari pantulan air dari baliknya.

“Bagian itu [langit-langit] disebut flag stone atrium, bentuk kubik yang melambangkan perkembangan perusahaan Amorepacific dari masa ke masa, dari mulai kubik kecil sampai menjadi kubik besar.” Konsep kotak dari ukuran kecil ke besar itu menyiratkan tiga era Amorepacific pada 1958, 1976, dan 2018.

Bisnis mengikuti tur singkat di kantor pusat Amorepacific Global itu pada Rabu (4/4) lalu dan berkesempatan mengintip sejumlah ruangan didampingi oleh pemandu internal perusahaan dan jajaran public relations.

RUANG PUBLIK

Sang arsitek, Chipperfield, sesuai keterangan dalam leaflet resmi, diketahui merancang bangunan dengan inspirasi dari gaya arsitektur tradisional Korea khususnya koridor dan halaman yang berbentuk persegi. Konsep ruang dan dimensi kotak-kotak pun mengejawantah ke dalam desain bangunan.

Pada ruang-ruang yang terbuka untuk publik, Amorepacific menempatkan perpustakaan di lantai satu yang di antaranya berisi koleksi katalog seni, katalog pameran seni, juga katalog museum dari berbagai tempat di penjuru dunia.

Ruangan di sisi sebrangnya adalah Amorepacific Museum of Art yang tersusun dua lantai dengan satu ruang pamer di bagian lower ground. Museum menampilkan karya seni tradisional dan kontemporer secara berkala dengan harga tiket masuk 9.000 won.

Beranjak ke lantai dua akan mendapati Amore Hall dengan ketersediaan 450 kursi berwarna merah yang ditata melengkung dan bertingkat. Deretan kursi menghadap ke bagian dinding kaca, yang ketika dibuka akan memperlihatkan pemandangan luar ruangan. Jika acara malam hari, dinding kaca itu akan diselimuti tirai berwarna senada dengan kursi.

Masih di lantai dua, rancangan menempatkan Amorepacific Child Care Center Seoul, ruang penitipan anak para karyawannya. Amorepacific juga menyediakan ruang khusus untuk karyawan perempuan yang sedang hamil atau menyusui dilengkapi dengan terapis refleksi.

Bergeser di sisi lain pada lantai yang sama akan bertemu dengan Consumer Research Center, ruang yang dipergunakan untuk melakukan penelitian pemanfaatan produk bagi konsumen yang mendaftarkan diri. Ruangan terbagi dalam beberapa sekat berupa ruang penggunaan produk, ruang diskusi antarkonsumen, dan ruang penilaian oleh peneliti.

Sementara itu, bagi pengunjung yang memiliki agenda berbelanja kosmetik dan produk perawatan kecantikan bisa mengunjungi Amore Store yang menyediakan sekitar 6.000 produk.

Secara umum, bangunan memiliki dominasi warna putih keabu-abuan pada bagian dalamnya dengan dinding utama mengelilingi gedung berupa kaca bening dan dominasi dinding-dinding ruangan berwarna abu-abu beserta gradasinya. Warna bangunan tampak dari luar yakni putih bersulur yang merupakan pantulan dari list luar bagian dinding kaca.

Konsep kotak-kotak sangat mendominasi setiap sudut yang secara kasat mata tampak dari langit-langit bangunan utama, langit-langit setiap lantai, sekat-sekat ruangan kaca, hingga aksesori ruang kafe, dan lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arsitektur, Desain Interior

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top