Mudik 2019: Operator Tol Antisipasi Kenaikan Trafik dan Tambahan Diskon Tarif

Kalangan operator jalan tol mulai melakukan persiapan untuk mengantisipasi kenaikan volume lalu lintas saat arus mudik lebaran yang akan berlangsung sebulan mendatang.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 22 April 2019  |  07:52 WIB
Mudik 2019: Operator Tol Antisipasi Kenaikan Trafik dan Tambahan Diskon Tarif
/Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Kalangan operator jalan tol mulai melakukan persiapan untuk mengantisipasi kenaikan volume lalu lintas saat arus mudik lebaran yang akan berlangsung sebulan mendatang.

Pengguna jalan tol juga bakal mendapat potongan tarif bila meliintas di koridor Trans Jawa yang kini sudah tersambung 962 kilometer.

Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan besaran diskon tarif yang akan diberikan bakal dibahas antara Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).  untuk merumuskan besaran diskon yang diberikan.

"Nanti kita bicarakan itu. Maunya berapa," kata Basuki di Jakarta, pekan lalu.

Untuk diketahui, operator jalan tol telah memberikan diskon 15 persen bagi pengguna jalan tol di koridor Trans Jawa sejak 21  Januari 2019. Diskon diberikan bagi pengguna jalan tol yang menempuh satu klaster penuh padaklaster 2, klaster 3, dan klaster 4. Selain itu, diskon hanya berlaku jika saldo pada kartu uang elektronik pengguna mencukupi untuk membayar tarif tol.

Corporate Secretary PT Waskita Toll Road, Alex Siwu mengaku belum mengetahui rencana pemberian diskon tambahan bagi pengguna jalan pada musim mudik Idul Fitri 1440 Hiijriah. "Secara resmi belum ada pemberitahuan. Jadi kami masih menunggu," ujarnya kepada Bisnis.

Dia menambahkan, WTR bersama operator lain yang tergabung dalam Asosiasi Tol Indonesia (ATI) bakal melakukan sejumlah persiapan, termasuk koordinasi dalam melayani pengguna jalan tol selama musim mudik lebaran dan arus balik.

Adapun WTR, yang memegang ruas di simpul penting pada koridor Trans Jawa juga akan membuka sedikitnya dua tempat istirahat dan pelayanan baru (TIP). Kedua TIP berlokasi di ruas Pejagan - Pemalang dan Pemalang-Batang.

Alex menuturkan, volume lalu lintas di jalan tol pada musim mudik Lebaran tahun ini diperkirakan akan lebih tinggi dibandingkan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru sejalan dengan pengoperasian jalan tol Trans Jawa secara penuh. Kementerian Perhubungan sebelumnya memprediksi, 40 persen pemudik yang menggunakan jalan darat di Jawa akan menggunakan jalan tol.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran, mudik lebaran 2019

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top