Pembangunan Infrastruktur Pulau Bengkalis dan Rupat Digenjot

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, terus berupaya untuk fokus meningkatkan pembangunan sejumlah infrastruktur di pulau-pulau terluar seperti Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 April 2019  |  17:07 WIB

Bisnis.com, BENGKALIS--Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, terus berupaya untuk fokus  meningkatkan pembangunan sejumlah infrastruktur di pulau-pulau terluar seperti Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat.

Salah satunya dengan mengusulkan sejumlah program kegiatan ke pusat untuk dapat masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2020.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan pihaknya berkomitmen melaksanakan pembangunan di pulau terluar demi kesejahteraan masyarakat, khusus Pulau Rupat dan Pulau Bengkalis yang merupakan gerbang pesisir di Kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan ini.

Pembangunan infrastruktur tersebut di antaranya peningkatan jalan Tanjung Medang menuju Kadur dengan nilai Rp18,8 miliar, pembangunan kembali sejumlah puskesmas dan sekolah.

"Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) kami mengusulkan pengamanan pantai pulau-pulau terluar termasuk Kecamatan Rupat Utara meliputi Desa Kadur, Desa Putri Sembilan, Desa Tanjung Punak dan Desa Teluk Rhu sepanjang 5,2 km senilai Rp41.6 miliar," ujar Bupati, Kamis (18/4/2019).

Dia juga berharap dalam membina dan membangunkan masyarakat yang makmur dan sejahtera merupakan persoalan yang amat penting dan serius, merupakan prasyarat utama terbangunya sebuah negara.

"Kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat adalah prasyarat utama dalam menciptakan suasana yang lebih terarah kepada terbangunnya sebuah daerah dan negara," katanya.

Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis M Firdaus mengatakan, ada beberapa bidang yang diusulkan ke Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia untuk membangun pulau terluar, di antaranya bidang kesehatan yakni Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kecamatan Rupat.

Kemudian Pembangunan Baru Puskesmas Non Rawat Inap Desa Sungai Alam dan Teluk Latak Kecamatan Bengkalis, Pengembangan Instalasi Bedah Sentral (IBS) dan ICU RSUD Bengkalis dan Pengadaan Alat Kesehatan RSUD Bengkalis.

"Ada enam bidang kiita usulkan agar masuk dalam Dana alokasi Khsusus (DAK) Afirmasi, dimana Kabupaten Bengkalis masuk dalam kategori daerah perbatasan dan pulau-pulau kecil terluar bersama 58 kabupaten lainnya di Indonesia sebagaimana yang diamanat dalam Keppres Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar," ujar M Firdaus.

Dijelaskannya, enam bidang yang diusulkan tersebut, Bidang pendidikan dengan fokus kegiatan Pembangunan Rumah Dinas (Rumdis) guru tingkat SD dan SMP dengan usulan sebesar Rp4,9 miliar, bidang kesehatan dengan fokus kegiatan pembangunan baru (relokasi) puskesmas Tanjung Medang dan Selat Baru.

"Untuk relokasi atau pembangunan puskesmas baru kita usulkan di Tanjung Medang Kecamatan Rupat dan Selat Baru Kecamatan Bengkalis sebesar Rp15 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pulau terluar

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top