Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Crown Luncurkan Proyek Pertama di Melbourne

Pengembang properti Australia Crown Group akan meluncurkan proyek pertamanya di Melbourne tahun ini dengan proyek hunian bertema new arts di Southbank dan telah mendapat persetujuan perencanaan dari City of Melbourne pada Januari lalu.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 08 April 2019  |  15:06 WIB
Pemandangan kota Melbourne, Australia - conference.aifs.gov.au
Pemandangan kota Melbourne, Australia - conference.aifs.gov.au

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang properti Australia Crown Group akan meluncurkan proyek pertamanya di Melbourne tahun ini dengan proyek hunian bertema new arts di Southbank dan telah mendapat persetujuan perencanaan dari City of Melbourne pada Januari lalu.

Adapun, proyek tersebut akan menjadi bagian dari rencana ekspansi global Crown Group pada 2019 yang terdiri atas empat proyek di tiga negara.

Mengikuti tradisi terobosan Crown Group, menara apartemen yang terinspirasi seni itu dirancang oleh Koichi Takada Architects yang terkenal di dunia, dan akan menjadi mahakarya desain serta landmark bagi Melbourne.

Desain yang menarik tersebut akan mengubah wajah Southbank dan melengkapi rencana pembangunan kembali Pemerintah Victoria senilai Rp2 triliun atas kawasan seni yang terkenal tersebut.

Komisaris dan CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, proyek itu juga menjadi bentuk kolaborasi dengan pengembang bereputasi asal Melbourne, G3 Projects, yang sudah lama dikenal dengan berbagai proyek butik di Melbourne, dan akan menghadirkan dua menara hunian setinggi 14 dan 16 lantai yang terletak di area seluas 2.070 meter persegi.

Adapun, kedua menara tersebut akan menampung 152 unit apartemen mewah bertipe studio, satu, dua, dan tiga kamar tidur serta area umum yang luas.

Para penghuni nantinya juga akan memiliki akses ke fasilitas bergaya resor khas Crown Group, yang meliputi lounge dan taman di rooftop, teater, area bermain anak-anak, pusat kebugaran, dan kolam renang indoor. Juga akan ada kafe yang terletak di lantai dasar dan parkir untuk 140 mobil dan 40 sepeda di podium empat lantai.

Rencananya, desainnya akan menunjukkan seni khas Melbourne yang berkembang pesat dan salah satu fitur utamanya adalah ruang seni komunitas di lantai bawah yang akan menyediakan ruang untuk menyelenggarakan pameran dan instalasi, serta pertemuan budaya.

Iwan menambahkan proyek ini adalah juga bagian dari visi Crown Group untuk mengembangkan pembangunan sejumlah proyek hunian senilai Rp30 triliun di kota Melbourne.

"Ini adalah bagian dari strategi think big, start small kami. Rencana kami yang lebih besar adalah menumbuhkan jaringan proyek kami di Melbourne, tetapi kami ingin memulai dengan satu proyek terlebih dahulu untuk menguji pasar. Visi kami bukan hanya untuk membangun gedung apartemen, tetapi untuk menciptakan hunian yang memiliki cerita,” kata Iwan dalam keterangan tertulis, Senin (8/4/2019).

Crown Group memilih Melbourne ini dari banyak pilihan yang tersedia karena letaknya yang strategis di kawasan seni dan dekat dengan St. Kilda Road, dengan pemandangan yang tidak terhalang ke kota. Penghuni dapat dengan mudah berjalan ke semua galeri dan teater di kawasan tersebut.

“Konstruksi akan dimulai pada 2021, yang memberi kami kepercayaan diri untuk dapat menghadirkan proyek pada waktu terbaik dalam siklus pasar dan memungkinkan investor untuk memanfaatkan potensi kenaikan harga kelak,” sambungnya.

Untuk desain, Arsitek Koichi Takada mengatakan bahwa dirinya terinspirasi oleh gambar-gambar seni sebelum akhirnya muncul dengan desain gedung, dengan dua menara putih yang membentuk lengkungan, dan dikelilingi oleh "pita" putih.

"Pita-pita tersebut akan membentuk pola yang indah yang memancarkan kilau putih, memantulkan cahaya, dan menciptakan kesan kanvas yang terus berubah dan akan menjadi pusat perhatian bagi orang-orang di sekitarnya," katanya.

Proyek ini juga melengkapi rencana Pemerintah Victoria yang berinvestasi lebih Rp2 triliun selama dua tahun ke depan untuk menata kembali kawasan Southbank dan area seni di sekitarnya, yang diharapkan dapat menarik tambahan sekitar tiga juta pengunjung setiap tahunnya.

Kawasan ini akan menampung NGV Contemporary baru, sebuah ikon seni baru untuk Melbourne dan galeri seni dan desain kontemporer terbesar di Australia yang terletak di 77 Southbank Boulevard. Area ini juga akan menjadi tuan rumah bagi Australian Performing Arts Gallery dan membangun kembali salah satu landmark Melbourne yang paling terkenal, Arts Centre Melbourne's Theatre.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi australia
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top