BLOK MIGAS : Pembahasan Lapangan Abadi Belum Final

Pembahasan biaya dan permasalahan kelayakan insentif atas proposal pengembangan Lapangan Abadi belum menemui titik akhir.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 27 Maret 2019  |  07:51 WIB
BLOK MIGAS : Pembahasan Lapangan Abadi Belum Final
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Pembahasan biaya dan permasalahan kelayakan insentif atas proposal pengembangan Lapangan Abadi belum menemui titik akhir.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengakatakan pihaknya masih melakukan diskusi terkait nilai pengembangan.

“Kalau nilainya berdampak pada kelayakan keekonomian, [tentu] akan terkait dengan masalah-masalah perlu ada insentif ata tidak. Kemudian, split-nya harus seperti apa untuk bisa masuk ke tingkat keekonomian,” tuturnya, Senin (25/3/2019).

Pembahasan proporal POD I Lapangan Abadi terus berjalan, mengingat perhitungan teknis, seperti keberadaannya yang ada di laut dalam. Kendati pembahasan berlangsung, SKK Migas memastikan Inpex tidak akan mundur untuk mengembangkan Blok Masela.

Selain itu, terkait kapasitas pengembangan LNG juga ditetapkan sebesar 9,5 juta ton per tahun ditambah dengan gas pipa sebesar 150 MMSCFD. Dwi pun mengaku dengan adanya rencana pengembangan tersebut, sudah ada investor yang siap menyerap pasokan gas pipa yang ada.

“Ada satu [investor], nanti lah dari sektor petrokimia,” katanya.

Kendati menginginkan pembahasan proposal pengembangan lekas selesai, Dwi mengaku tidak ingin terburu buru. Apalagi, terkait capex yang masih dianggap terlalu tinggi, sehingga sulit bagi pemerintah untuk memberikan insentif.

“Nantinya insentif bisa split, tambahan split begitu. [sekarang] ada permintaan investment credit, seperti tax holiday,” tambahnya.

Dalam pembahasan proposal POD I tersebut, juga diulas tentang perpanjangan kontrak Inpex Corporation yang habis pada 2028 mendatang.

Proyek blok Masela dikelola oleh Inpex Masela Limited dengan komposisi saham partisipasi 65% dan Shell Upstream Overseas Services Ltd. sebesar 35%.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
blok migas, lapangan abadi

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top