Pemerintah Mulai Garap Proyek Bandara Banggai Laut di Sulteng

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah memulai pembangunan Bandar Udara di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.
Rio Sandy Pradana | 26 Maret 2019 09:57 WIB
Ilustrasi / Bandara

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah memulai pembangunan Bandar Udara di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.


Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar Agus Priyanto mengatakan, bandara baru ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat setempat yang membutuhkan transportasi yang lebih cepat. Diharapkan dapat meningkatkan aksesbilitas antar pulau dan mampu mengembangkan potensi pariwisata


“Hadirnya bandara baru nantinya untuk peningkatan pelayanan transportasi udara dan merupakan respons serta antisipasi terhadap penanganan kepada daerah terisolir, mengingat waktu tempuh di wilayah ini memiliki jarak kurang lebih 10 jam dengan daerah terdekat,” kata Agus dalam siaran pers, Senin (25/3/2019).

  

Selain itu, sesuai data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Banggai Laut, daerah ini termasuk daerah yang memiliki risiko tinggi seperti gempa bumi, dan tsunami sehingga dibutuhkan aksesibilitas yang cepat guna mitigasi bencana.


Pada proses pembangunan bandar udara yang merupakan hibah tanah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut seluas 2.234.834 m² dan sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. 1457/2018 tentang Penetapan Lokasi Bandar Udara Baru di Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah.


Pembangunan tahap awal, tahun ini Kemenhub telah mengalokasikan anggaran mencapai Rp10 miliar yang dikelola Satuan Kerja Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Tojo Una Una, anggaran tersebut rencananya untuk melakukan pekerjaan Clearing dan Grubing serta biaya pengawasan pekerjaan.


Pembangunan bandara pada tahap awal akan dibangun panjang landas pacu (runway) sepanjang 800 m x 23 m dan akan diperpanjang hingga 1.600 m x 30 m, taxiway 93 m x 15 m dan akan diperpanjang hingga 93 m x 18 m.

Apron memiliki luas 60 m x 70 m dan akan diperluas hingga 130 m x 70 m. Untuk terminal tahap awal akan dibangun 330 m2 dan akan diperluas hingga 1.730 m2.


Pada tahap satu, untuk stage 1 pesawat yang akan melayani rute di Bandar Udara Banggai Laut adalah pesawat berjenis Cessna/Grand Caravan dengan target penumpang sebanyak 17.146 per tahun.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenhub, bandara, sulteng

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup