Survey Bitocto: 65,5 % Kalangan Milenial Gemar Investasi Cryptocurrency

Marketplace fasilitator kegiatan jual beli aset digital, Bitocto Indonesia baru saja melakukan survey terkait pelaku investasi cryptocurrency di Tanah Air.
Survey Bitocto: 65,5 % Kalangan Milenial Gemar Investasi Cryptocurrency
Rayful Mudassir - Bisnis.com 06 Maret 2019  |  07:13 WIB
Survey Bitocto: 65,5 % Kalangan Milenial Gemar Investasi Cryptocurrency
Mata uang virtual Bitcoin - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Marketplace fasilitator kegiatan jual beli aset digital, Bitocto Indonesia baru saja melakukan survey terkait pelaku investasi cryptocurrency di Tanah Air. Hasilnya 65,5% pelaku investasi berasal dari kalangan milenial dengan kisaran usia 17 – 30 tahun.

Survey dilakukan selama periode Januari - Februari 2019 guna melihat sejauh mana animo masyarakat Indonesia berinvestasi cryptocurrency. Sebanyak 29 partisipan dari berbagai kota di Indonesia ikut ambil bagian dalam survey tersebut. Hasilnya 34,5% partisipan berusia 31 - 50 tahun, sedangkan sisanya sebesar 65,5% berasal dari kalangan milenial dengan kisaran usia 17-30 tahun.

Data hampir serupa juga ditunjukkan oleh para member di Bitocto yang berjumlah lebih dari 18.000 orang. Hasilnya 70% diantaranya dikuasai oleh para generasi milenial. Uniknya, para milenial ini justru menetap di kota-kota kecil di Indonesia.

“Kebanyakan yang berinvestasi di sektor ini adalah anak-anak muda. Dari hasil survey, 96.6% partisipannya juga didominasi oleh kaum laki-laki,” ujar Milken Jonathan, Founder dan CEO Bitocto Indonesia dalam keterangan resminya, Selasa (5/3/2019).

Angka yang cukup bervariatif justru ditunjukkan dari latar belakang para partisipan. Sebanyak 10,3% partisipan berasal dari kalangan freelance atau pekerja lepas, 13,8% tidak bekerja, 24,11% pegawai swasta dan sisanya 51,7% merupakan para pebisnis.

Menurutnya, metode investasi dengan cara trading masih cukup diminati di Indonesia. Sebesar 55% partisipan memilih metode ini, sementara itu 4% lainnya memilih metode mining, sisanya sebesar 41% memilih menggunakan kedua metode sekaligus.

Partisipan meyakini bahwa investasi cryptocurrency merupakan investasi yang aman serta bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang, 96.6% diantaranya akan merekomendasikan investasi ini kepada para koleganya. Alasan utama partisipan berinvestasi adalah untuk menambah pendapatan dan ingin belajar memahami kompleksitas teknologi blockchain dan manfaatnya.

“Selain bicara mengenai persentase keterlibatan milenial dalam investasi aset digital ini, kapitalisasi pasar juga merupakan salah satu komponen penting dalam membantu menunjang kesuksesan investasi,” sebutnya.

Lebih lanjut, Bitocto Indonesia meluncurkan informasi data kapitalisasi Pasar atau market capitalization information data yang dikenal dengan sebutan “Bitocto Insight” di insight.bitocto.com guna membantu para investor atau calon investor mempelajari banyak hal mengenai pasar kripto sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Informasi data kapitalisasi pasar ini katanya, dapat diakses oleh siapapun baik yang sudah menjadi member ataupun yang belum. Bitocto menyediakan sejumlah 150 jenis aset kripto teratas secara global dalam laman tersebut sehingga diharapkan mampu membantu siapapun mengambil keputusan terbaik sebelum berinvestasi.

Selain meluncurkan informasi data kapitalisasi pasar, perusaan itu melakukan re-design dan memperbaharui user interface guna memberikan pengalaman baru bagi para pelanggan dalam menggunakan sistem tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bitcoin

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top