340 Pemilik Properti Gabung Jaringan Hotel OYO

Lebih dari 340 pemilik properti di 40 kota di Indonesia bergabung dengan OYO Hotels, jaringan hotel berbasis teknologi terbesar di Asia Tenggara itu.
Mutiara Nabila | 05 Maret 2019 18:56 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Lebih dari 340 pemilik properti di 40 kota di Indonesia bergabung dengan OYO Hotels, jaringan hotel berbasis teknologi terbesar di Asia Tenggara itu. Ini membuat omzet OYO Hotels melambung hingga 80%.

Country Head OYO Hotels & Homes Rishabh Gupta, Indonesia menjelaskan jumlah hotel yang dikelola mencapai lebih dari 360 hotel dengan 11.000 kamar eksklusif yang tersebar di 40 kota di Indonesia. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 10 kali lipat hanya dalam kurun waktu 4 bulan sejak OYO beroperasi di Indonesia.

“Dari 360 properti tersebut, lebih dari 260 hotel telah beroperasi, sementara lainnya dalam tahap transformasi. Pemilik properti mengaku bahwa secara rata - rata tingkat penghunian hotel mengalami kenaikan mencapai 75% sejak bergabung bersama jaringan OYO,” jelas Rishabh dalam rilisnya Selasa (5/3/2019).

Gupta menjelaskan, pihaknya berkomitmen serius dalam memberdayakan pemilik hotel lokal. Kini, OYO telah menjadi pilihan utama bagi para pemilik properti di Indonesia diantara jaringan hotel serupa lainnya.

Selain memberikan teknologi yang mudah digunakan OYO Hotels juga menjalin kerja sama yang erat dengan para mitra, memberikan mereka fasilitas dan pendampingan dalam pengelolaan properti mulai dari pelatihan staf hingga pengawasan operasional hotel secara rutin.

“Solusi menyeluruh ini memastikan para mitra pemilik properti dapat memberikan pengalaman menginap dengan kualitas yang terjamin dan terstandarisasi bagi para tamu, sehingga mampu mendapatkan rating ulasan yang lebih tinggi di berbagai situs,” tuturnya.

Rishabh menambahkan, segala hal yang berkaitan dengan properti dapat dengan mudah dipantau dan dikelola melalui aplikasi OYO. Selain itu, sistem back-end yang kuat dapat memastikan pelaporan rutin yang transparan dan pembayaran tepat waktu setiap 15 hingga 30 hari, guna mempermudah para pemilik properti mengatur manajemen cash-flow mereka.

OYO telah menerima tanggapan yang sangat baik dari para pemilik properti yang telah bergabung bersama jaringan OYO, terutama dalam hal meningkatkan okupansi kamar dan membuat operasional bisnis menjadi lebih efisien.

Rishabh menjelaskan, saat ini sudah lebih dari 65% hotel yang tergabung dalam jaringan OYO telah mendapat rating kepuasan pelanggan 8+ di Booking.com, lebih tinggi dibandingkan kondisi pada umumnya, dimana baru 30% dari total keseluruhan hotel di industri perhotelan di Indonesia yang mendapat peringkat serupa.

Untuk menjaga kualitas pelayanan, OYO kini telah memiliki lebih dari 750 talenta lokal Indonesia yang kompeten, dan 100 diantaranya merupakan bagian dari tim engineer khusus yang mampu melakukan transformasi hotel dalam kurun waktu 3-20 hari.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perhotelan

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup