Hunian di Lokasi Wisata: Bali Masih Primadona

Pengembangan properti di lokasi wisata makin dilirik oleh para pengembang. Lokasi seperti Bali masih menjadi pilihan utama lantaran pasar dan perkembangan infrastrukturnya yang jelas.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  10:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembangan properti di lokasi wisata makin dilirik oleh para pengembang. Lokasi seperti Bali masih menjadi pilihan utama lantaran pasar dan perkembangan infrastrukturnya yang jelas.

Hal itu membuat pengembang lebih yakin untuk membangun proyek di lokasi wisata yang terkenal seperti Bali karena secara akses pun dinilai lebih mudah.

Salah satu perusahaan properti yang juga mengembangkan proyeknya di lokasi wisata adalah PT Metropolitan Land Tbk. (Metland) yang membangun hotel dan vila di Ubud, Bali.

Direktur Metland Olivia Surodjo mengatakan bahwa Bali menjadi pilihan karena setiap tahun jumlah wisatawan yang berkunjung ke sana selalu menunjukkan peningkatan.

“Bali masih menjadi destinasi primadona karena ada peningkatan kunjungan wisatawan. Hal ini mendorong kami membangun Royal Venya Ubud. Vila mewah dengan pemandangan alam yang indah dan dikelilingi pepohonan sehingga memberi rasa tenteram dan sejuk,” ungkapnya kepada Bisnis, Jumat (22/2).

Selain itu, Metland juga memilih Bali sebagai destinasi proyek propertinya karena perusaahaan sudah memiliki pengalaman mengembangkan properti di Pulau Dewata. “Kebetulan sebelumnya kami juga sudah punya properti di Bali sehingga lebih mudah buat kami me-manage proyek baru itu.”

Melalui proyek Royal Venya Ubud, Metland ingin menyasar investor properti kelas menengah atas karena menawarkan unit vila dengan kepemilikan strata title (jual putus) dengan jaminan pengembalian investasi sebesar 24% selama 3 tahun pertama.

“Jaminan investasi ini akan diberikan kepada tiap-tiap pemilik unit sekaligus 3 tahun di muka. Keuntungan lainnya adalah para pembeli yang nantinya menjadi pemilik vila di Royal Venya Ubud juga dapat menikmati tinggal dengan sistem poin.”

Selain itu, dari segi persiapan, proyek Metland ini juga sudah memperhitungkan seluruh konsep keamanan pendirian bangunan kendati terletak di tebing. “Sudah kami perhitungkan semua, dari segi desain juga kami perhatikan supaya aman meskipun berada di tepi tebing,” tuturnya.

Sebelumnya, Metland juga menyiapkan proyek hotel baru berbintang empat di Jawa Barat untuk diluncurkan pada tahun ini.

Pemilihan hotel bintang empat dikarenakan persaingan kamar pada segmen tersebut relatif tidak sengit dibandingkan dengan membangun hotel bujet atau bintang tiga ke bawah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti pariwisata

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup