Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KABAR PASAR: Rampungkan Aturan Investasi, Tarif Kargo Udara Dorong Inflasi

Berita mengenai urgensi penyelesaian aturan investasi serta pengaruh tarif kargo pesawat terhadap inflasi menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (28/1/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Januari 2019  |  08:12 WIB
Petugas beraktivitas di Terminal Kargo dan Pos Bandara Jenderal Ahmad Yani yang berada di lokasi baru seusai diresmikan, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/1/2019). - ANTARA/Aji Styawan
Petugas beraktivitas di Terminal Kargo dan Pos Bandara Jenderal Ahmad Yani yang berada di lokasi baru seusai diresmikan, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/1/2019). - ANTARA/Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai urgensi penyelesaian aturan investasi serta pengaruh tarif kargo pesawat terhadap inflasi menjadi sorotan media massa hari ini, Senin (28/1/2019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Rampungkan Aturan Investasi. Pemerintah harus segera membereskan tarik ulur aturan terkait dengan revisi Daftar Negatif Investasi yang masuk dalam aturan pelaksana dari paket kebijakan ekonomi, sehingga dapat segera diimplementasikan oleh para pelaku usaha. (Bisnis Indonesia)

Tarif Kargo Udara Dorong Inflasi. Bank Indonesia menyatakan adanya pengaruh kenaikan tarif kargo pesawat hingga 20%—50% terhadap laju inflasi pada awal tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Pemerintah Kaji Reverse Tobin Tax. Kementerian Keuangan masih mengkaji opsi pemberian insentif bagi investor yang melakukan reinvestasi dalam jangka panjang alias reverse tobin tax. (Bisnis Indonesia)

Arus Logistik ke Pelabuhan Dipermudah. Selain sedang mematangkan proses penyederhanaan atau simplifi kasi prosedur ekspor, pemerintah secara paralel juga tengah menyiapkan kebijakan untuk mempermudah pergerakan barang ke pelabuhan. (Bisnis Indonesia)

Menanti IHSG Mencetak Rekor Tertinggi Baru. Fenomena kenaikan indeks saham di Januari, atau ngetop disebut January effect, diamini sedang terjadi di bursa Indonesia. Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah menguat sebanyak 4,65% ke level 6.482 sejak akhir 2018 hingga perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (25/1). (Kontan)

Pukulan Ganda Akibat Pelemahan China. Perlambatan ekonomi China yang kemungkinan berlanjut ke tahun ini bakal memberi pukulan ganda yang menurunkan kinerja ekspor Indonesia. Permintaan barang oleh China akan berkurang. Selain itu, harga komoditas juga tertekan. (Kontan)

Tarif Pajak atas Bunga Deposito Devisa Hasil Ekspor Tetap. Kementerian Keuangan (Kemkeu) segera merevisi aturan main soal insentif pajak penghasilan (PPh) atas bunga deposito yang jadi tempat penyimpanan devisa hasil ekspor (DHE). Tapi, perubahan peraturan itu tidak menurunkan tarif pajak. (Kontan)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar pasar
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top