Tahun Ini Seluruh Tanah Jakarta Barat Bersertifikat

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) optimistis tahun ini seluruh tanah di Jakarta Barat bakal terdaftar, setelah saat ini sebanyak 92% tanah rampung pendaftarannya.
Mutiara Nabila | 10 Januari 2019 13:28 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi (tengah) usai menyerahkan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Cengkareng, Jakarta, Rabu (9/1/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA –Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) optimistis tahun ini seluruh tanah di Jakarta Barat bakal terdaftar, setelah saat ini sebanyak 92% tanah rampung pendaftarannya.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil menuturkan, untuk menunjukkan komitmen tersebut, Kementerian ATR/BPN telah menyerahkan 3.023 sertifikat tanah kepada masyarakat di GOR Cendrawasih, Jakarta Barat pada Rabu (9/1/2019).

Adapun, penyerahan sertifikat tersebut juga dilakukan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri ATR/BPN kepada 12 orang perwakilan masyarakat penerima sertifikat tanah.

Dalam acara penyerahan sertifikat tersebut, Jokowi mengatakan bahwa permasalahan utama pendaftaran tanah sebelumnya adalah jumlah sumber daya manusia (SDM). Hal itu diantisipasi dengan menambah juru ukur sebanyak-banyaknya sejak 2015.

Selain itu, salah satu upaya yang dilakukan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla melalui Kementerian ATR/BPN, yaitu melaksanakan program akselerasi pendaftaran tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dimana diharapkan seluruh bidang tanah di Indonesia dapat segera didaftarkan.

BPN sebelumnya sosialisasi ke masyarakat dan memberitahukan kalau ada program pembuatan sertifikat tanah gratis, akan tetapi masyarakat tidak percaya. Masyarakat justru memilih membuat sertifikat berbayar daripada menantikan yang gratis.

Pasalnya, masyarakat kebanyakan merasakan sulitnya membuat sertifikat tanah, dengan membayar saja belum tentu jadi apalagi kalau secara gratis.

“Tapi kini kami membuktikan hal itu kepada masyarakat dengan perubahan Kementerian ATR/BPN yang kini memberikan pelayanan lebih baik,” ungkap Sofyan, dikutip dalam rilis, Kamis (10/1/2019).

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta Jaya mengatakan mendukung capaian target pendaftaran tanah diperlukan partisipasi masyarakat dan juga Pemerintah.

“Saya mengharapkan partisipasi masyarakat untuk menyerahkan surat-surat tanah atau data yuridis dan melakukan pemasanagan tanda batas. Serta kolaborasi pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia,” kata Jaya.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung sertipikasi tanah yang dilakukan oleh Kementerian ATR/BPN.

Bidang tanah di Kota Administrasi Jakarta Barat diperkirakan sejumlah 370.197 bidang tanah. Dengan perincian sampai dengan akhir 2018, sudah ada 340.497 bidang tanah yang terdaftar (92%) dan belum terdaftar sebanyak 29.700 bidang (8%). Diperkirakan pada 2019 seluruh bidang di Kota Administrasi Jakarta Barat telah terdaftar.

Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat telah menyelesaikan kegiatan PTSL sebanyak 63.690 bidang dengan rincian terbit sertifikat sebanyak 21.602 bidang dan masuk dalam kluster 2, 3 dan 4 sebanyak 42.088 bidang, dimana bidang-bidang tersebut terdapat kekurangan persyaratan administrasi, sengketa maupun ditujukan untuk perbaikan data.

Tag : sertifikat tanah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top