Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Restrukturisasi Mesin dan Peralatan Pacu Daya Saing IKM

Restrukturisasi mesin dan peralatan dinilai dapat tingkatkan daya saing industri kecil dan menengah (IKM), serta sejalan dengan program Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan pemerintah.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 24 Desember 2018  |  19:50 WIB
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih  meninjau komponen otomotif produksi IKM di Kementerian Perindustrian (Selasa 27/11/2018).  - BISNIS.COM
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih meninjau komponen otomotif produksi IKM di Kementerian Perindustrian (Selasa 27/11/2018). - BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA – Restrukturisasi mesin dan peralatan dinilai dapat tingkatkan daya saing industri kecil dan menengah (IKM), serta sejalan dengan program Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan pemerintah.

Direktur Jenderal IKM Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih menjelaskan sebanyak 111 IKM telah memanfaatkan program restrukturisasi mesin dan peralatan pada 2018. Nilai investasi dari program tersebut mencapai Rp77,2 miliar dan nilai potongan (reimburse) sebesar Rp11,78 miliar.

Program tersebut menurutnya dijalankan agar IKM dapat menghasilkan produk yang kompetitif sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor. Dalam pelaksanaannya, program itu pun menyentuh IKM dari berbagai wilayah di Indonesia.

Gati menjelaskan dari 111 IKM yang mendapatkan fasilitas dari program tersebut, 34 di antaranya berasal dari wilayah Indonesia Timur. Beberapa wilayah tersebut misalnya Kabupaten Luwu Utara di Sulawesi Selatan dan Kabupaten Tojo Una-Una di Sulawesi Tengah.

"Hal ini menunjukkan bahwa penerima program ini tidak hanya terpusat di Jawa atau Indonesia bagian barat, namun juga sudah tersebar sampai dengan Indonesia bagian timur," ujar Gati dalam keterangan resmi, belum lama ini.

Pengkajian ulang terhadap implementasi program tersebut menurut Gati terus dilakukan Kemenperin, khususnya soal kemudahan prosedur dan persyaratan yang harus diajukan IKM. Untuk itu, Kemenperin menjalin kerja sama dengan Lembaga Pengelola Program (LPP) yang bertugas memberikan pendampingan pada IKM pemohon.

Berdasarkan data Kemenperin, pada periode 2009-2017 sebanyak 726 IKM telah menerima fasilitas restrukturisasi mesin dan peralatan. Dalam rentang waktu tersebut, nilai investasi berjumlah Rp554,63 miliar dan nilai potongan harga mencapai Rp84,75 miliar.

Adapun sektor-sektor yang telah menikmati program tersebut di antaranya adalah IKM bordir, pangan, tekstil dan produk tekstil, mainan anak, konveksi, pertenunan, kain rajut, bulu mata, sepatu, kerajinan, furnitur, suku cadang, pompa, serta permesinan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri kemenperin industri kecil menengah industri 4.0
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top