Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Terus Dikembangkan

Badan Pelaksana Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) mengalokasikan anggaran sebanyak Rp193 miliar untuk pengembangan kawasan kaki jembatan Surabaya-Madura (KKJ) Suramadu.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 27 November 2018  |  01:59 WIB
Suasana Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018). - ANTARA/Zabur Karuru
Suasana Jembatan Suramadu di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pelaksana Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) mengalokasikan anggaran sebanyak Rp193 miliar untuk pengembangan kawasan kaki jembatan Surabaya-Madura (KKJ) Suramadu.

Sekretaris Bapel BPWS, Sidik Wiyoto mengatakan pengembangan kawasan kaki jembatan dilakukan di bawha naungan Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) guna mengejar ketertinggalan pembangunan di wilayah tesebut. Berdasarkan Peraturan Presiden No. 23 Tahun 2009, BPWS fokus mengembangkan wilayah di KKJ sisi Surabaya dan KKJ sisi Madura masing-masing seluas 600 hektare.

“Pembangunan rest area di KKJ Sisi Madura baru dimulai dua tahun yang lalu dan dapat dikatakan cukup terlambat. Oleh karena itu, BPWS sangat membutuhkan dukungan di sektor kelembagaannya, karena sudah hampir 4 tahun tidak ada pejabat definitif yang menjabat sebagai Kepala BPWS”, jelas Sidik dalam siaran pers, Senin (26/11/2018).

Pengembangan kawasan kaki jembatan pada tahun depan mencakup pengembangan kawasan wisata pesisir KKJ sisi Suramadu dan mengembangkan anjungan Madura dan gedung promosi. Selain itu, jalan pendekat menujuk overpass II juga akan dibangun.

Deputi Perencanaan BPWS, Agus Wahyudi menerangkan, tahun ini pengembangan dilakukan dalam empat proyek dengan progres pelaksanaan mencapai 84,10%. BPWS, lanjutnya membangun tempat peristirahatan Tenean Suramadu, sistem penyediaan air minum (SPAM), jalan pendekat overpass, dan peningkatan ruas jalan Modung – Kedundung. Empat program ini menelan anggaran Rp186,29 miliar.

Sementara itu, progres keuangan baru mencapai 58,49% atau Rp108,96 miliar. Agus menyebut, pihaknya akans egera menyelesaikan pembayaran pengadaan lahan dan jasa kontraktor. "Sehingga progresnya diperkirakan akan mencapai 93% di akhir bulan November atau awal bulan Desember,” pungkas Agus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jembatan suramadu
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top