Sinyal Rekaman Suara Kokpit (CVR) JT 610 Mati Dua Hari Lalu

Seharusnya sinyal bisa bertahan hingga 30 hari dan ia mengaku tidak mengetahui penyebab sinyal tersebut mati.
Newswire | 05 November 2018 15:36 WIB
Petugas KNKT memeriksa mesin turbin pesawat Lion Air JT610, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (4/11/2018). - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyatakan sinyal dari kotak hitam yang belum ditemukan, yakni "cockpit voice recorder" (rekaman suara kokpit) pesawat Lion Air JT 610 mati sejak dua hari lalu.

"Sekarang pun kita sudah tidak mendengar sinyalnya. Jadi dengan metode apapun akan mencari CVR itu," katanya.

Ia mengatakan seharusnya sinyal bisa bertahan hingga 30 hari dan ia mengaku tidak mengetahui penyebab sinyal tersebut mati.

"Saya tidak tahu. Saya tanya ke pabriknya ini tidak pernah terjadi," katanya.

Namun, Soerjanto bersikeras akan menemukan CVR dengan cara apapun sebagai salah satu kunci investigasi agar mengetahui penyebab kecelakaan JT 610.

"Saya enggak mau kalau CVR enggak ditemukan. Saya maunya berusaha, kesulitan itu saya enggak anggap itu. Saya anggapnya tantangan," katanya.

Sumber : Antara

Tag : lion air jatuh
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top