Pengembang Butuh Instansi Pemerintah yang Lebih Pintar

Pengembang mengeluhkan kurangnya anggota pemerintahan yang benar-benar mengerti dalam mengembangkan kota dengan baik.
Finna U. Ulfah | 05 November 2018 19:48 WIB
Deretan rumah tapak di kawasan Padasuka Atas, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/10/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembang mengeluhkan kurangnya anggota pemerintahan yang benar-benar mengerti dalam mengembangkan kota dengan baik.

Direktur PT Jababeka Residence Sutedja Sidarta Darmono mengatakan pemerintah memiliki peran utama dalam pengembangan kota yang baik dan berkelanjutan sehingga dibutuhkan pekerja pemerintah yang benar-benar mengerti.

"Pemerintah memegang peran penting dari kemajuan atau pengembangan kota, kalau pemerintah tidak mengerti bagaimana mengembangkan kota yang baik, efeknya berbahaya," ujar Sutedja seminar The Next 30 Years of Urban and Real Estate Development in Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan setidaknya jika tidak memiliki pekerja pemerintahan yang tidak mengerti pemerintah seharusnya memiliki tim penasihat yang tangguh yang bisa berasal dari akademisi, pelaku usaha, atau birokrat yang paham secara betul dan berada dalam satu wadah yang sama.

Sutedja menegaskan tanpa adanya ekosistem tersebut, maka Indonesia semakin susah menuju kemajuan dan pengembangan kota yang berkelanjutan.

Direktur PT Central Cipta Murdaya, Karuna Murdaya mengatakan anggota pemerintah seharusnya mengerti betul yang menjadi kebutuhan pengembangan kota sehingga ia mendorong mahasiswa dengan prodi urban planner atau real estate untuk bekerja di bawah pemerintahan.

"Saran saya [untuk mahasiswa] kalau pinter masuk ke pemerintahan, semua kembali kepada pemerintahan, karena satu orang pintar di pemerintahan bisa membuat perubahan lebih banyak dan lebih bagus dibandingkan 100 orang pintar di perusahan pengembang," ujar Karuna.

Selain itu, CEO Agung Sedayu Group Alexander Kusuma mengharapkan pemerintah pusat untuk melakukan pembinaan yang lebih kepada pemerintah daerah dan hal tersebutlah yang ditunggu oleh mayoritas pengembang di Indonesia.

Ia juga mengatakan Indonesia saat ini memerlukan instansi pemerintah yang benar-benar mengerti terhadap baik buruknya pengembangan suatu kota dan membedakan politik dengan pengembangan kota.

"Karena ini menyangkut kepentingan orang banyak, bukan hanya politik, karena politik umurya tidak panjang kalau kota kan selamanya karena ada efek alam," papar dia

Oleh karena itu ia berharap orang memiliki kepakaran pengembangan kota lah yang memegang peran lebih.

Tag : pengembang rumah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top