Inilah Beberapa Capaian Sektor Energi Kabinet Kerja dalam Data

Pemerintahan Joko Widodo—Jusuf Kalla genap berusia 4 tahun. Berikut ini beberapa capian Kabinet Kerja di sektor energi.
Denis Riantiza, David Eka Issetiabudi, Dewi A. Zuhriyah, & Anitana W. Puspa | 21 Oktober 2018 19:52 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) dan CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva (kiri) mendengarkan paparan Sekjen PBB Antonio Guterres (kanan) sebelum meninjau lokasi terdampak gempa dan tsunami Palu, di Bandara Mutiara SIS Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintahan Joko Widodo—Jusuf Kalla genap berusia 4 tahun. Berikut ini beberapa capian Kabinet Kerja di sektor energi.

Pembangunan jaringan gas kota dan pipa transmisi & distribusi gas (dalam ribu SR)

Tahun        Sambungan

2014             200

2015             200,36

2016             319,51

2017             373,19

Target 2018 461,93

 

Progres Program 35.000 MW

Tahap                                     Kapasitas

Perencanaan                           1.007 MW

Pengadaan                              2.130 MW

PPA (Belum konstruksi)         13. 481 MW

Konstruksi                               16.253 MW

COD                                       2.278 MW

 

APBN 2018 Kementerian ESDM

%       Jenis Belanja

56%   Belanja infrastruktur rakyat

18%    Belanja publik non fisik

26%   Belanja aparatur 

Pertama kali, 56% (Rp3,6 triliun) dari anggaran Kementerian ESDM dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur bagi rakyat.

  

Kapasitas Terpasang Energi Terbarukan (2015—Semester I/2018)

Jenis Pembangkit                    Kapasitas

PLTS, PLTMH, PLTB           192,1 MW

PLT Bioenergi                         959 MW

PLTP                                                545 MW

 

Kontribusi Produksi Minyak Pertamina 

Tahun        %

2017             23

2018             36

2019             39

2021             60

Pada 2021, 60% produksi migas nasional akan dikontribusikan oleh Pertamina

 

Penguasaan Blok-Blok Migas Besar

Pemerintah mengambil alih blok migas besar dan menyerahkan kepada Pertamina. Demi kuatnya ketahanan energi nasional

Pengalihan pengelolaan blok migas besar yang habis kontrak kepada Pertamina 2018

Blok Rokan (berakhir Agustus 2021), Blok Mahakam (berakhir Des 2017) Setelah 50 tahun dikelola Total E&P, Blok Mahakam dikelola Pertamina sejak Januari 2018.

Potensi pendapatan Negara Rp825 triliun (2021—2041).

 

Progres Divestasi Freeport Indonesia 

27 Agustus 2017    : Kesepakatan pokok perundingan tercapai

12 Juli 2018            : HoA terkait divestasi 51% saham Freeport.

27 September 2018          : INALUM meneken SPA

10% divestasi Freeport untuk Papua

 

Dampak Positif:

  • Kelangsungan operasi PTFI
  • Pendapatan Negara meningkat
  • Terciptanya efek berganda
  • Transfer teknologi
  • Menghindari arbitrase
  • Divestasi saham 51% lebih efisien.
Tag : kabinet kerja
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top