Sakura Garden City Tahap I terjual 40%

Sakura Garden City, proyek pengembangan PT. Sayana Integra Properti di kawasan Jakarta Timur, telah terjual sebanyak 40% pada tahap I pembangunannya.
Maria Elena | 30 September 2018 15:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Sakura Garden City, proyek pengembangan PT. Sayana Integra Properti di kawasan Jakarta Timur, telah terjual sebanyak 40% pada tahap I pembangunannya.

Robert Yapari, Wakil Presiden Direktur PT Sayana Integra Properti mengatakan Tower I Sakura Garden City telah terjual sebanyak 40% walaupun masih belum melakukan formal selling.

"Tower I belum launching, rencananya tanggal 24 November 2018, namun kami sudah mengumpulkan penjualan 40%," kata Robert saat acara Signing Ceremony dengan 5 Bank Nasional pada Sabtu (29/08/2018).

Robert optimistis Sakura Garden City akan disambut baik karena pihaknya melihat proyek ini bisa menjadi opsi bagi kalangan muda yang sudah waktunya membeli rumah pertama, didukung dengan peluang membeli rumah tapak semakin sulit akibat terbatasnya lahan yang tersedia.

Dia menjelaskan pembangunan pondasi tahap pertama untuk pembangunan 650 unit tengah dikerjakan dan ditargetkan akan selesai dalam waktu 1 tahun. Peluncuran tower II yang berjumlah 550 unit akan dimulai setelah pembangunan tower I selesai.

Sementara itu, lanjut Robert, pihaknya saat ini telah mengantongi dua nama jasa konstruksi untuk pembangunan superblock tersebut, tetapi masih belum bisa ditentukan.

"Sudah ada dua yang kita pertimbangkan, PT Total Bangun Persada dan PT PP. Diharapkan akhir tahun sudah ditentukan," jelas Robert.

Sayana Integra Properti merupakan developer hasil kolaborasi antara Daiwa House, JOIN (Pemerintah Jepang) dan Trivo Group. Daiwa House memiliki 174 anak perusahaan dan telah melakukan ekpansi ke 20 negara termasuk Indonesia.

Robert menjelaskan proyek ini terdiri dari berbagai jenis elemen di mana dalam satu kawasan terdapat 12 tower kondominium, lifestyle mall, hotel, gedung perkantoran, dan pusat F&B.

Selain itu, Sakura Garden City menawarkan beberapa tipe, di antaranya tipe studio, 1 bedroom, 2 bedrooms, 3 bedrooms, loft. Robert juga mengatakan penghuni akan difasilitasi konsep one stop living yang mengutamakan efektifitas waktu, tenaga dan biaya.

Fasilitas lain yang akan disediakan adalah seluas 60% dari total area pengembangan (6 hektar) akan digunakan sebagai lahan hijau terbuka yang dilengkapi dengan jalur jogging dan sepeda, yaitu 2.5 km.

Tag : pengembang rumah
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top