Mahakarya Land Andalkan Fintech Danai Proyek

Pengembang yang dulunya dikenal dengan Peradaban Land kini memiliki bendera baru dengan nama Mahakarya land.
Anitana Widya Puspa | 20 September 2018 09:31 WIB
Ilustrasi rumah - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA-- Pengembang yang dulunya dikenal dengan Peradaban Land kini memiliki bendera baru dengan nama Mahakarya land.

Komisaris Mahakarya Land, Azhary Husni menuturkan saat ini pendanaan proyek-proyek baru perusahaan mulai mengandalkan fintech properti yang mencarikan investor atau melalui pembiayaan bank.

"Kami banyaknya pakai investor, fintech yang kami libatkan itu sedang dalam mengurus izin ke OJK. Kerjasama selama ini aman aman saja,"katanya kepada Bisnis Rabu (19/8/2018).

Menurutnya kelebihan pengembang baru lebih ramping, sehingga struktur costnya lebih sederhana, begitupula dengan ekspansi lahan lahan kecil bisa lebih cepat. Dengan demkian modal yang dibutuhkan kalau ekspansi lahan kecil pun cenderung lebih kecil.

“Ada juga ya land bank. Tetapi sistemnya mungkin belum dibebasin semua. Baru diikat dengan tanda jadi,”imbuhnya.

Saat ini Mahakarya land lebih fokus menggarap rumah komersil di Bogor dan rumah subsidi di Sukabumi. Misalnya saja rumah subsidi harga Rp148 juta dengan luas 30/60. Keringanan cicilan juga dimulai dari Rp900 ribu.

Tag : properti
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top