Kereta Jakarta-Bandung Dipastikan Beroperasi 2021

Kereta cepat Jakarta - Bandung dipastikan bisa beroperasi pada semester pertama 2021, demikian dikemukakan Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 03 Juli 2018 17:09 WIB
Ilustrasi kereta cepat di China - Reuters/Jason Lee

Bisnis.com, JAKARTA - Kereta cepat Jakarta - Bandung dipastikan bisa beroperasi pada semester pertama 2021, demikian dikemukakan Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra.

Dia mengemukakan sejauh ini progres pembangunan konstruksi kereta cepat mencapai 5%. Sedangkan masalah lahan yang sudah diserahkan ke kontraktor sebesar kurang lebih 60% atau seluas 143 km dari total lahan yang sudah dibebaskan 73%.

“Kami punya kontrak dengan kontraktor itu 36 bulan, itu berarti sampai 2021 semester pertama [selesai]. Progress konstruksi sudah 5%, kalau lihat lahan yang sudah serah-terimakan ada 22 titik kritis kemudian 51 titik lagi,” kata Chandra di Halim Perdana Kusuma, Selasa (3/7).

Dalam hal ini, Chandra mengaku yang menjadi tugas KCIC saat ini adalah bagaimana mendorong pihak kontraktor untuk segera menuntaskan proyek itu. Sebab, proses konstruksi proyek sempat tertunda lantaran adanya arus mudik.

“Kemarin kan kami hitung SPK-nya pada 9 Juni, kebetulan setelah itu kan mau Lebaran ya, jalan tol ditutup semua, angkutan berat tidak bisa melintas sehingga kita agak tertunda.”

Sementara itu, terkait dengan pencairan dana pinjaman, Chandra mengatakan penarikan pinjaman dari China Development Bank untuk tahap kedua rencananya akan dilakukan pada akhir Juli dan tahap ketiga akan dilakukan pada akhir tahun ini. “Jadi, ini sekitar US$1,6 miliar, untuk tahap dua dan tiga.”

Pencairan pinjaman tersebut nantinya digunakan untuk membayar pembebasan lahan, dan kontraktor.

Tag : Kereta Cepat
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top