Pelaku Pariwisata di Bali Ingin SIA Terbang Langsung dari India

Pelaku wisata di Bali mengharapkan Singapore Airlines (SIA) buka rute baru lagi utamanya dari India terbang langsung menuju Pulau Dewata.
Ni Putu Eka Wiratmini | 02 Juli 2018 15:08 WIB
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. - Antara/Wira Suryantala

Bisnis.com, DENPASAR – Pelaku wisata di Bali mengharapkan Singapore Airlines (SIA)  buka rute baru lagi utamanya dari India terbang langsung menuju Pulau Dewata.

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali I Ketut Ardana mengatakan Singapore Airlines telah dikenal sebagai maskapai pilihan para wisatawan. Dengan nama besar dan kualitas tinggi, tidak akan sulit bagi Singapore Airlines untuk menjual penerbangan langsung menuju Bali.

Apalagi, Bali juga menjadi destinasi favorit masyarakat dunia. Ditambah lagi, Bali memang mengejar kunjungan wisatawan India. Jadi, penerbangan langsung India – Bali, selain dari maskapai Garuda Indonesia, sangat diperlukan.

Selain itu, rute baru dari India menuju Bali juga, menurutnya, penting untuk dibuka lagi sebab Bali memang menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan India selain China.

"Singapore Airline kan sudah punya nama, mereka tidak sulit menjual. Kalau dibandingkan dengan yang lain, mereka memang lebih mahal tetapi kualitas layanan mereka juga tidak kalah bagus," ujarnya pada Senin (2/7/2018).

Dia pun mengharapkan makin banyak rute baru yang terbang menuju Bali sehingga jumlah wisatawan ke Pulau Dewata terus bertambah.

Apalagi Singapore Airline resmi membuka penerbangan perdana pesawat jenis Boeing 787-10 Dreamliner dari Singapura ke Bali pada Senin (2/7/2018).

Singapore Airline mencanangkan diri sebagai pesawat pertama yang menerbangkan jenis pesawat ini di dunia. Bali sendiri menjadi kota pertama di Indonesia untuk penerbangan pesawat jenis ini.

Ketut Ardana yakin penerbangan langsung Singapore Airlines jenis Boeing 787-10 dengan teknologi terbaru akan meningkatkan kunjungan wisman Singapura yang berkualitas.

Wisatawan asal Singapura pernah sejajar jumlahnya dengan wisman Australia dalam hal menjadi pengunjung tertinggi ke Bali. Biasanya, wisatawan-wisatawan asal negara ini merupakan kalangan atas sehingga menghadirkan kualitas wisata yang lebih tinggi.

Menurut dia, seiring pariwisata Bali yang semakin mendunia, kebangsaan-kebangsaan lain mulai banyak mendatangi Bali. Hingga akhirnya wisatawan China dengan budget rendah memasuki Bali sehingga persaingan pariwisata Bali menjadi semakin kompetitif.

Dia pun mengharapkan dengan hadirnya pesawat Singapore Airline jenis Boeing 787-10 dreamliner, makin banyak wisatawan Singapura mendatangi Bali.

"Mudah-mudahan, Singapore Airlines juga mau menambah rute baru seperti dari New Delhi selain sudah ada rute langsung Mumbai seperti yang dilakukan Garuda," katanya.

Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar mengharapkan penerbangan langsung pesawat model baru Singapore Airlines ke Bali akan mampu mempererat hubungan dan meningkatkan kunjungan wisatawan kedua negara.

Dia menjelaskan pada 2017, ada sekitar 2,95 juta wisatawan dari Indonesia mengunjungi Singapura. Sementara, periode yang sama, 1,31 juta wisatawan Singapura ke Indonesia.

Apalagi, Indonesia adalah pasar tujuan terbedar kedua bagi Singapore Airline. Hampir 12% atau lebih dari 1,3 juta kapasitas kursi Singapore Airline disisi penerbangan Singapura-Indonesia.

"Banyak dari pengunjung dari Singapura mendatangi Indonesia untuk berwisata ke Pulau Bali yang indah," kata Kumar.

Tag : pariwisata, penerbangan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top