MUDIK LEBARAN 2018: Kecepatan Meningkat, Kepadatan dan Kecelakaan Turun

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan pada arus mudik Lebaran 2018 ini menunjukkan indikator yang membaik dengan meningkatnya kecepatan, menurunnya kepadatan dan kecelakaan.
Martin Sihombing | 12 Juni 2018 20:13 WIB
Kendaraan pemudik melintas di jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (8/6/2018). - ANTARA/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, CIREBON -  Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan pada arus mudik Lebaran 2018 ini menunjukkan indikator yang membaik dengan meningkatnya kecepatan, menurunnya kepadatan dan kecelakaan.

"Kecepatan naik, kepadatan turun dan kecelakaan turun, indikator menunjukan angka yang membaik," kata Budi di Cirebon, Selasa (12/6/2018), saat meninjau pos angkutan Lebaran di Terminal Harjamukti Cirebon.

Budi mengatakan ketika dia memantau kendaraan dari Jakarta ke Cikampek tidak ada satu kepadatan yang berarti, itu menunjukan bahwa arus mudik kali ini termasuk lancar.

"Kami pantau lewat udara dari Jakarta ke Cikampek itu memang tidak ada satu kepadatan yang berarti," tuturnya.

Namun untuk pengendara roda dua kata Budi masih terpantau banyak, meskipun juga ada penurunan pengguna roda dua.

Seperti terpantau di Losarang, Indramayu, dimana ditempat tersebut masih banyak pemudik yang menggunakan roda dua sedang beristirahat.

"Kami sempat berhenti di Losarang. Sekalipun jumlah pengendara tidak banyak tapi dibutuhkan suatu tempat istirahat dan perhatian secara khusus," ujarnya.

"Karena udara dan cuaca juga cukup terik, untuk itu dibutukan tempat istirahat yang nyaman, kami juga sudah berkoordinasi dengan pemda dan pihak keamanan setempat untuk melayani para pemudik," katanya.

Budi juga berpesan untuk semua masyarakat terus menjaga arus mudik ini sampai leberan dengan baik. "Kita tetap menjaga proses mudik ini berlangsung dengan baik sampai hari raya. Saya yakin semua mempersiapkan dengan baik," kata Budi.

Sumber : ANTARA

Tag : Mudik Lebaran 2018
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top