Tanrise Property Targetkan Dana IPO Rp250 Miliar

Perusahaan properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (Tanrise Property) menargetkan dana Initial Public Offering bisa mencapai Rp250 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan proyek-proyek properti di sejumlah kota.
Peni Widarti | 09 Juni 2018 02:05 WIB
Ilustrasi - tanrise.com

Bisnis.com, SURABAYA - Perusahaan properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (Tanrise Property) menargetkan dana Initial Public Offering bisa mencapai Rp250 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan proyek-proyek properti di sejumlah kota.

Direktur Utama Tanrise Belinda Natalia mengatakan dalam IPO, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa berencana melepas sebanyak-banyaknya 1,5 miliar lembar saham atau sekitar 15,08% dari total saham disetor setelah Penawaran Umum Perdana Saham.

"Hasil dana dari pelepasan saham ini akan kami gunakan untuk penyelesaian 2 proyek high rise yakni Voza Premium Offfice di Surabaya dan apartemen The 100 Residence," ujarnya di sela-sela Buka Bersama, Jumat malam (8/6/2018).

Dalam rencana IPO tersebut, lanjutnya, perseroan telah menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai penjamin emisi efek.

Adapun Voza Premium Office merupakan The New Iconic Office Building yang terintegrasi dengan Vasa Hotel Surabaya dan berada di lokasi sangat strategis di Jl. HR Muhammad, Surabaya Barat.

Voza Premium Office merupakan gedung perkantoran Grade A di Surabaya yang dirancang oleh arsitek dari mancanegara dan didukung berbagai fasilitas premium. Proyek Voza membutuhkan investasi sekitar Rp400 miliar, pembangunannya ditargetkan rampung akhir tahun ini.

Sedangkan The 100 Residence merupakan apartemen mewah yang berada di tengah kota Surabaya dengan rencana desain arsitektur unik. Proyek apartemen ini membutuhkan investasi Rp350 miliar, ditargetkan rampung medio 2019.

Belinda menambahkan saat ini perseroan telah memiliki berbagai properti high rise sehingga mempunyai nilai investasi yang tinggi dan menguntungkan mulai dari gedung residensial, industrial dan rumah sakit.

"Kami masih punya 25 lahan lagi di 12 kota dengan luas di atas 200 ha yang siap dikembangkan," imbuhnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top