Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

52 Peselancar Dunia Berkompetisi di Pantai Keramas Bali

Sebanyak 52 peselancar dunia berkompetisi di ganasnya ombak Pantai Keramas, Gianyar, Bali, 27 Mei-9 Juni 2018.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 27 Mei 2018  |  17:08 WIB
Pembukaan World Surf League: Indonesian Surf Series Corona Bali Protected 2018 di Komaneka Resort Pantai Keramas, Minggu (27/5/2018). - Ema Sukarelawanto
Pembukaan World Surf League: Indonesian Surf Series Corona Bali Protected 2018 di Komaneka Resort Pantai Keramas, Minggu (27/5/2018). - Ema Sukarelawanto
Bisnis.com, GIANYAR — Sebanyak 52 peselancar dunia berkompetisi di ganasnya ombak Pantai Keramas, Gianyar, Bali, 27 Mei-9 Juni 2018. 
 
Para peselancar itu bersaing dalam sebuah kompetisi bertajuk The Corona Bali Pro yang merupakan bagian dari Indonesian Surf Series yang digelar oleh World Surf League, Asian Surf Co dan Persatuan Selancar Ombak Indonesia ‎yang didukung Kementerian Pariwisata.
 
Penasihat Kehormatan Menteri Pariwisata Indrojono Soesilo ‎mengatakan kompetisi surfing tingkat dunia ini merupakan perebutan prestasi bergengsi. Jadi jumlah peserta tidak menjadi masalah, karena mereka adalah para peselancar internasional peringkat atas.
 
"Kompetisi selama sepekan ini akan disaksikan jutaan penonton di seluruh dunia," katanya, Minggu (27/5/2018).
 
Menurut Indrojono kompetisi surfing ini disiarkan live streaming dan ditargetkan ditonton 5 juta pemirsa. Dalam seri kompetisi sebelumnya di Pantai Krui, Lampung disaksikan 800 ribu pemirsa, 58% di antaranya dari Amerika Serikat.
 
Ia berharap siaran langsung kompetisi ini ‎menumbuhkan minat peselancar dari berbagai dunia untuk menjajal ombak di Bali maupun pantai lain di Indonesia.
 
"Dari beberapa pengakuan peselancar top dunia, mereka menyebut Indonesia merupakan surga para peselancar," katanya.
 
Peselancar dunia Tipi Jabrik mengatakan saat ini terdapat sekitar 50 juta peselancar di seluruh dunia‎ yang potensial untuk dibidik. 
 
"Saya yakin dengan dukungan Kemenpar untuk mempromosikan surfing akan lebih banyak lagi peselancar yang berkunjung ke Indonesia," kata Tipi yang aktif di Persatuan Selancar Ombak Indonesia.
 
Tipi mengatakan kompetisi kali diikuti 18 peselancar profesional perempuan dan  34 laki-laki. Mereka berasal dari Brasil, Australia, Hawaii, Amerika Serikat, Jepang, Selandia Baru, Prancis, Afrika Selatan, Belanda dan Indonesia. "Total hadiah dalam kompetisi di Pantai Keramas ini mencapai Rp13 miliar," katanya.
 
Seri kompetisi sebelumnya digelar di
Pantai Krui (Lampung). Sedangkan seri berikutnya adalah Sumbawa (29 Juni-3 Juli), Nias (24-28 Juli), Cimaja (8-12 Agustus), Mandalika (28 Agustus-1September), Simeulue (5-8 September), Rote (12-16 September) dan Lakey Peak (11-15 Oktober).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata bahari
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top