Proyek Pelabuhan Patimban Memasuki Tahap Pemilihan Kontraktor

Kementerian Perhubungan menyatakan progres pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat senilai Rp13,5 triliun sudah mencapai tahap pemilihan kontraktor.
Hendra Wibawa | 20 Mei 2018 15:46 WIB
Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA: Kementerian Perhubungan menyatakan progres pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang Jawa Barat senilai Rp13,5 triliun sudah mencapai tahap pemilihan kontraktor.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya segera memulai pembangunan konstruksi Pelabuhan Patimban setelah kontraktor sudah ditentukan melalui proses tender.

Menurutnya, pembangunan pelabuhan itu akan dilaksanakan secara tiga tahap dan diharapkan akan dapat melayani ekspor mencapai 7,5 juta TEUs pada 2027.

Pada tahap pertama, proyek pelabuhan itu akan dikerjakan mulai tahun depan, tahap kedua dimulai 2023 tahap ketiga pada 2027.

“Pada saat tahun 2027 Patimban sudah dalam kapasitas 7,5 juta TEUs seperti Pelabuhan Tanjung Priok sekarang,” katanya dalam siaran pers seusai mengunjungi Pelabuhan Patimban, Minggu (20/5/2018).

Dalam kunjungannya, Menhub turut didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii, Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto, Anggota Komisi V DPR RI Yoseph Umar Hadi, serta Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnomo.

Menhub menyatakan pembangunan Pelabuhan Patimban bekerja sama dengan Pemerintah Jepang dalam pendanaannya.

Dengan kerjasama itu, Budi Karya berharap agar hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang selama 60 tahun tidak hanya memberikan ikatan persahabatan tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masing-masing negara.

“Pemerintah Jepang memberikan loan, soft loan jangka panjang 40 tahun. Dan memang kerja sama ini adalah kerja sama yang strategis karena ini menandai hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang itu 60 tahun.”

Menhub menyatakan Pelabuhan Patimban difokuskan untuk mengirim produk otomotif serta produk industri dari Karawang.

Pelabuhan Patimban berada di sebelah timur Karawang sehingga produk dari industri itu tidak perlu sampai Pelabuhan Tanjung Priok tapi ke Pelabuhan Patimban.

Pembangunan pelabuhan ini juga ditujukan untuk mengefisienkan biaya ekspor serta menyelesaikan kemacetan di Jakarta.

“Pemerintah berharap dengan beroperasinya pelabuhan ini nantinya dapat mengefisienkan biaya untuk ekspor dan juga menyelesaikan kemacetan di Jakarta," jelasnya.

Tag : pelabuhan patimban
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top