Batik Air Klaim Ketepatan Waktu Terbang Capai 90,3%

CEO Batik Air, Achmad Luthfie mengatakan OTP tersebut dicapai dengan total operasional 11.774 penerbangan. Adapun, catatan OTP maskapai tersebut mengalami peningkatan karena pada Februari 2018 sebesar 85,7% dengan 10.671 penerbangan.
Rio Sandy Pradana | 23 April 2018 18:05 WIB
Batik Air - web

Bisnis.com, JAKARTA -- Batik Air, maskapai berlayanan penuh (full service), mengklaim telah mencatatkan ketepatan waktu terbang (on time performance/OTP) hingga 90,3% pada Maret 2018 versi laporan OAG Flightview.

CEO Batik Air, Achmad Luthfie mengatakan OTP tersebut dicapai dengan total operasional 11.774 penerbangan. Adapun, catatan OTP maskapai tersebut mengalami peningkatan karena pada Februari 2018 sebesar 85,7% dengan 10.671 penerbangan.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengelola dan otoritas bandar udara domestik serta internasional, pemerintah selaku regulator, pengatur lalu lintas udara [ATC], awak pesawat, karyawan, dan berbagai pihak yang memberikan dukungan penuh," kata Luthfie dalam siaran pers, Senin (23/4/2018).

Survei tersebut dilakukan berdasarkan laporan OAG Flightview pada Maret 2018. Adapun, OTP merupakan ketepatan pesawat saat tiba atau berangkat dalam 14 menit dan 59 detik (kurang dari 15 menit) dari waktu yang dijadwalkan.

Lembaga riset dan pemimpin global dalam informasi penerbangan yang berbasis di Inggris ini menjalankan laporan di lebih dari 80% jadwal penerbangan seluruh dunia. OAG memiliki jaringan data perjalanan udara terbesar secara internasional, termasuk database jadwal penerbangan lebih dari 900 maskapai dan lebih dari 4.000 bandar udara.

Luthfie akan terus menjalankan koordinasi intensif bersama pihak terkait guna memastikan kelancaran operasional penerbangan setiap hari guna mempertahankan tingkat ketepatan waktu, serta mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat.

Menurutnya, menjaga prestasi OTP memerlukan sistem yang terstruktur dan terus menerus antara maintenance dan operasi, serta keputusan yang cepat dalam menentukan rotasi baru apabila ada hambatan yang terjadi di lapangan (irregularities).

Hingga saat ini, lanjutnya, Batik Air telah terbang ke 40 destinasi domestik dan internasional dengan frekuensi mencapai lebih dari 300 penerbangan per hari. Jumlah armada yang dimiliki mencapai 54 unit, bertipe Airbus A320 CEO dan Boeing 737-800/900 ER.

Tag : batik air
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top