Pasok Listrik Untuk Industri dan Bisnis di Bekasi, PLN Siapkan Daya 1 Miliar VA

PT PLN menyiapkan daya sebesar 1 miliar volt ampere (VA) untuk memasok kebutuhan listrik bisnis dan industri di kawasan Bekasi, Jawa Barat.
Denis Riantiza Meilanova | 19 April 2018 05:53 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT PLN menyiapkan daya sebesar 1 miliar volt ampere (VA) untuk memasok kebutuhan listrik bisnis dan industri di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Daya sebesar itu akan diserap oleh setidaknya 56 pelanggan dan calon pelanggan melalui transaksi pasang baru dan tambah daya listrik.

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali mengatakan 35 perusahaan diantaranya menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan PLN.

"Selain itu, sebanyak tiga perusahaan menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PLN sebagai bentuk kesepakatan yang akan ditindaklanjuti ke tahap berikutnya. Satu perusahaan menandatangani Head of Agreement, dan 17 sisanya adalah perusahaan yang tengah menjajaki kerja sama dengan PLN," kata Ali, dalam keterangan tertulisanya, Rabu (18/4/2018).

Ali mengatakan program 35.000 megawatt (MW) terus berjalan sebagai upaya untuk mencukupi kebutuhan kelistrikan nasional jangka panjang.

Dia pun mengajak pengusaha untuk tidak ragu berinvestasi karena PLN akan menjamin ketersediaan listriknya.  "Kami juga mengajak para Kepala Daerah untuk menarik investor ke daerahnya dalam rangka memajukan perekonomian."

General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana menuturkan banyak pelanggan dan calon pelanggan mengajukan permohonan listrik tegangan menengah maupun tegangan tinggi dengan daya 345.000 VA sampai 280.000.000 VA.

“Intinya PLN siap berapa pun kebutuhan listrik yang dibutuhkan. Posisi daya listrik yang tersedia sudah sangat cukup, infrastruktur, dan sarana pendukungnya juga sudah sangat mumpuni. Kami sangat terbuka untuk menerima pengembangan investasi dari jenis industri apapun dengan kualitas pelayanan yang excellent,” kata Iwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat Dadang Masoem mengatakan realisasi investasi di Jawa Barat meningkat dari tahun ke tahun.

“Sektor yang diminati investor adalah industri kendaraan bermotor, alat transportasi, industri logam, mesin dan elektronika. Saat ini kami terus meningkatkan pelayanan perizinan berinvestasi agar semakin mudah dan cepat, seperti layanan perizinan online di website http://bpmpt.jabarprov.go.id/,” kata Dadang.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pln

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top