Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Maskapai Ogah Terbang ke Karimunjawa, Ini Persoalannya!

Saat ini, maskapai yang membuka penerbangan ke Karimunjawa hanya Airfast Indonesia dengan rute Karimunjawa--Surabaya PP. Dalam situs resmi Airfast, penerbangan hanya dilayani sebanyak 3 kali per pekan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 12 April 2018  |  16:59 WIB
Pulau Karimunjawa - Indonesia Travel
Pulau Karimunjawa - Indonesia Travel

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies/Asita) menilai kurangnya promosi Pulau Karimunjawa menjadi penyebab maskapai enggan membuka rute ke destinasi tersebut

Ketua DPP Asita, Asnawi Bahar mengakui Karimunjawa sudah cukup dikenal. Namun, sebagus apapun destinasi wisata tanpa ada upaya promosi secara terus-menerus akan percuma.

"Harus ada branding dan advertising, untuk selanjutnya destinasi itu bisa dijual. Maskapai tidak mungkin mau bunuh diri untuk membuka rute yang seat load factor [tingkat keterisian kursi] sedikit," kata Asnawi, Kamis (12/4/2018).

Dia menambahkan pemerintah daerah setempat harus melakukan promosi dan branding secara terus menerus. Menawarkan sejumlah daya tarik untuk mendatangkan wisatawan datang.

Padahal, lanjutnya, selama ini Karimunjawa telah memiliki akomodasi yang cukup untuk wisatawan. Kendati demikian, industri jasa seperti hotel maupun restoran perlu digarap lebih serius jika ingin menarik para pelancong.

"Kalau permintaan pasar tinggi, pasti sudah banyak maskapai yang buka rute. Saat ini wisatawan hanya melalui jalur laut," ujarnya.

Wings Air, salah satu perusahaan maskapai milik Lion Air Group, diketahui sedang menjajaki kemungkinan untuk membuka rute penerbangan dari dan ke Pulau Karimunjawa.

Hingga saat ini, maskapai yang membuka penerbangan ke Karimunjawa hanya Airfast Indonesia dengan rute Karimunjawa--Surabaya PP. Dalam situs resmi Airfast, penerbangan hanya dilayani sebanyak 3 kali per pekan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karimunjawa
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top