Savills: Modern Rukan Geser Strata Office

Konsultan properti, Savills Indonesia, menemukan tren baru dalam pasar perkantoran di pinggiran Jakarta yang didominasi oleh modern rukan.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 28 Maret 2018 16:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Konsultan properti, Savills Indonesia, menemukan tren baru dalam pasar perkantoran di pinggiran Jakarta yang didominasi oleh modern rukan.
Kepala Departemen Riset Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan pihaknya menemukan tren baru di pasar properti yakni modern rukan di daerah pinggiran Jakarta. Menurut Anton, beberapa contoh modern rukan tersebut adalah Cengkareng Business City (CBC) di pinggir tol menuju Bnadara Internasional Soekarno-Hatta. Ada pula Business Loft di Forest, Bumi Serpong Damai (BSD).
“Belakangan ada fenomena baru. Developer tidak bangun gedung strata tetapi modern rukan. Ini artinya, developer menangkap permintaan yang tumbuh,” ungkap Anton di kantor Savills Indonesia, Rabu (28/3/2018).
Anton menjelaskan kebanyakan konsep modern rukan ini berlokasi di pinggiran Jakarta. Ada pun size yang dikembangkan lebih besar, fasilitas lebih lengkap seperti lift dan basement. Menurut Anton hal ini terjadi karena orang Indonesia sudah terbiasa membuka perusahaan atau bisnis dengan kantor di rukan atau ruko. Anton menilai tidak semua orang Indonesia terbiasa berkantor di gedung high rise.
“Karena apa? Terlalu ribet. Lalu cari lobi yang ada liftnya, misalnya ruko itu kan kendaraan parkir di depan, sekarang di basement. Kalau di rukan juga jam kerja bisa semau-maunya. Tidak ada overtime,” sambung Anton.
Anton bersikukuh, modern rukan lebih menarik dengan anaknya mencari kantor yang mungkin sudah tidak terlalu konvensional. Selain untuk end-user, modern rukan ini adalah fasilitas yang potensial sebagai aset investasi. Dia mengungkapkan jika pengusaha membeli gedung strata office, aset itu bisa dijaminkan ke bank. Namun harganya akan melambung tinggi. Sementara untuk modern rukan lebih mudah untuk urusan peminjaman ke bank.
“Evolusi ruang kantor mungkin tiga puluh tahun lagi kantor berubah sama sekali, tidak seperti sekarang.
Anton menerangkan, kondisi itu mulai terlihat dengan kantor Google yang seperti taman bermain, ada coworking space. Selain itu cukup disewa pada jam-jam tertentu, fasilitas sudah ada dan suasana juga mendukung.
“Nah ini semua lagi berubah, dan millennial ini. Karena yang akan menjadi pekerja office worker ini disebut generation X. Nah kalau kelompok millennial ini punya kecenderungan seperti itu,” ujar Anton.
Anton meyakini generasi millennials bukan menjadi satu-satunya pemicu untuk pembangunan modern rukan. Anton menilai generais millennials memiliki kecenderungan untuk membuka perkantoran di pusat bisnis atau central business district (DBC) di Jakarta. Millennials justru ingin mencari perkantoran dengan fasilitas 24 jam.
“Lokasi Modern Rukan ini juga masih didominasi kawasan yang banyak etnis Cina kayak di Barat dan Utara. Kalau di Selatan, modern rukan tidak setinggi di Barat atau Utara,” papar Anton.

Tag : gedung perkantoran
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top