Sriwijaya Maintenance Facility Lirik Manado

PT Sriwijaya Maintenance Facility, anak usaha Sriwijaya Air Group, melirik Manado sebagai lokasi yang tepat untuk berekspansi di Kawasan Timur Indonesia.
Rio Sandy Pradana | 22 Maret 2018 17:23 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--PT Sriwijaya Maintenance Facility, anak usaha Sriwijaya Air Group, melirik Manado sebagai lokasi yang tepat untuk berekspansi di Kawasan Timur Indonesia.

Direktur Utama SMF Richard Budihadianto mengatakan lokasi tersebut menjadi prioritas kedua setelah fasilitas perawatan pesawat (maintenance repair overhaul/MRO) di Bintan beroperasi.

"Manado strategis untuk menjangkau wilayah Timur," kata Richard, Kamis (22/3/2018).

Dia menjelaskan Papua merupakan wilayah yang sangat membutuhkan kehadiran perusahaan MRO. Namun, tidak memungkinkan untuk mendirikan fasilitas MRO di Tanah Mutiara Hitam.

Menurutnya, pemenuhan dari sisi sumber daya manusia untuk bekerja di Papua sangat sulit. Di sisi lain, upaya untuk pengembangan sumber daya lokal juga tidak mudah.

Pemilihan Manado sebagai lokasi MRO, lanjutnya, sudah memperhatikan aspek keterjangkauan. Waktu tempuh Papua ke Manado via udara antara 2-3 jam, sehingga masih layak diakses untuk perawatan pesawat.

SMF berhasil meraih sertifikasi sebagai perusahaan perawatan pesawat terbang atau Approved Maintenance Organization (AMO) dari Kementerian Perhubungan pada 2016. Sertifikat AMO tersebut mempunyai ketentuan untuk Limited Airframe, Limited Accessories, Limited Emergency Equipment, Limited Non Destructive Inspection, Testing and Processing.

Tag : sriwijaya air
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top