Medan Jadi Incaran Investor Properti

Kota Medan, Sumatra Utara, menjadi kawasan baru yang prospektif bagi investor yang memburu properti di pintu masuk Indonesia bagian barat tersebut.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 21 Maret 2018 16:29 WIB
perumahan

Bisnis.com, JAKARTA – Kota Medan, Sumatra Utara, menjadi kawasan baru yang prospektif bagi investor yang memburu properti di pintu masuk Indonesia bagian barat tersebut.

Assistant Manager Coldwell Banker, Angra Angreni mengatakan saat ini di Medan ada sejumlah pengembang terbesar yang sedang menggempur kota tersebut dengan proyek propertinya. Pertama, Agung Podomoro Land yang mengembangkan Podomoro City Deli Medan seluas 5,2 hektare.

Kedua, PT Arga Citra Kharisma yang mengembangkan Kawasan superblok Center Point Medan. Di mana dalam kawasan tersebut sudah ada mal yang beroperasi. Selanjutnya akan ditambah dengan apartemen, hotel, dan rumah sakit. Luas total superblok ini sekitar 2 hektare. Angra menilai lokasi Medan Centre Point ini akan lebih menguntungkan ketimbang Podomoro City Deli Medan, karena lokasi yang lebih dekat dengan infrastruktur seperti kereta bandara.

Selain kedua superblok di atas, ada juga pengembangan mixed use, yaitu Grand Jati Junction oleh PT Mahardika Agung Lestari yang tergabung dalam grup Kencana Property. Menurut Angra, saat ini proyek tersebut masih dalam tahap konstruksi dan akan mulai serah terima akhir 2019. Nantinya, di Grand Jati Junction akan ada apartemen, hunian berkonsep SOHO, hotel, dan pusat perbelanjaan.

“Ketiganya ini memang memiliki lokasi yang cukup bagus, yaitu sama-sama di pusat kota Medan. Mayoritas pembeli apartemen di Medan ini memang masih investor, sebagai investasi atau dijadikan second home,” ungkap Angra kepada Bisnis, Selasa malam (20/3/2018).

Dia mengungkapkan para investor ini mayoritas berasal dari Medan dan wilayah lainnya di Sumatra Utara. Ada juga investor dari Jakarta, Pekanbaru, Batam, Aceh, dan lainnya. Ada pun tipe unit apartemen yang diminati cenderung tipe two bedroom untuk apartemen, dengan segmen pasar middle-up hingga upper. Sementara untauk tipe lebih kecil seperti studio yang diminati untuk segmen pasar menengah, terutama yang lokasinya mengarah ke Universitas Sumatera Utara (USU).

Sementara itu, President Direktur Agung Podomoro Land Cosmas Batubara mengatakan Podomoro City Deli Medan ini berada di pusat kota. Ada pun lokasi Podomoro City Deli Medan ini memang masih jauh dari lokasi Bandara Kualanamu dan membutuhkan waktu 30 menit naik kereta bandara ke Kualanamu. Namun, lokasi Podomoro City Deli Medan hanya 5 menit jalan kaki ke Stasiun Kota Medan. Oleh sebab itu Cosmas yakin proyek ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Tag : bisnis properti
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top