Laporan Dari Thailand: THAIFEX Siap Dongkrak Bisnis Makanan Asean

Untuk yang ke 15 kalinya THAIFEX-World of Food Asia diselenggarakan untuk meningkatkan bisnis dan transaksi bahan makanan. Acara besar tersebut akan diselenggarakan dari 29 Mei sampai 2 Juni 2018, diprakarsai oleh Koelnmesse Pte Ltd, Departemen Promosi Perdagangan Internasional (DITP), dan Kamar Dagang Thailand (TCC).
Asteria Desi Kartika Sari | 16 Maret 2018 13:51 WIB
Mathias Kuepper, Managing Director di Koelnmesse Pte Ltd. Bisnis - Asteria Desi Kartika Sari

Bisnis.com, BANGKOK – Untuk yang ke 15 kalinya THAIFEX-World of Food Asia diselenggarakan untuk meningkatkan bisnis dan transaksi bahan makanan. Acara besar tersebut akan diselenggarakan dari 29 Mei sampai 2 Juni 2018, diprakarsai oleh Koelnmesse Pte Ltd, Departemen Promosi Perdagangan Internasional (DITP), dan Kamar Dagang Thailand (TCC).

THAIFEX- World of Asia merupakan salah satu wadah strategis untuk meningkatkan peluang bisnis industri makanan dan minuman ASEAN (F&B). Apalagi industi makanan menjadi bagian terbesar untuk menumbuhkan perekonomian.

Mathias Kuepper, Managing Director di Koelnmesse Pte Ltd, menargetkan 60.000 pengunjung dari seluruh dunia dapat hadir untuk saling bertukar pikiran dan membuka peluang bisnis.

“Ini adalah kenaikan 10 persen dari jumlah pengunjung tahun lalu. Program pembeli yang diperluas dan ditingkatkan juga akan memfasilitasi perdagangan bagi lebih dari 3.000 pembeli,” kata Mathias di Bangkok(15/3/2018).

Pembeli utama yang dihosting meliputi Capital Retail Limited (Myanmar), Indoguna (Kamboja), Kaimay Trading (Singapura), PANDURASA KHARISMA (Indonesia), PHDeli (Filipina), dan Distribusi Premium (Myanmar).

Menurutnya, THAIFEX-World of Food Asia adalah pameran yang harus dimiliki oleh industri F & B jika mereka mencari peluang perdagangan di kawasan ASEAN dan Indocina. Asalnya terdaat elemen baru seiring dengan indikasi lingkungan yang cepat berubah. “ sangat penting bahwa kami terus memperkuat penawaran kami untuk memberikan pengalaman terbaik untuk jaringan bisnis, "kata Mathias .

Hingga saat ini pihaknya mengaku telah mencatat angka pendaftaran yang sangat positif serta pendaftaran untuk program pembeli yang dihosting sebelum acara tersebut dimulai. Bilangan Hal tersebut adalah adalah bukti kemampuan acara untuk menyediakan platform yang sangat berharga bagi pengunjung dan peserta pameran untuk berkumpul.

Chantira Jimreivat Vivatrat, Direktur Jenderal, Departemen Promosi Perdagangan Internasional, juga mengomentari bagaimana THAIFEX-World of Food Asia membuka pasar global bagi para pemain negara di industri ini.

"Thailand adalah eksportir makanan terbesar di Asia Tenggara, dengan perkiraan ekspor makanan negara mencapai US $ 27,4 miliar tahun ini, menurut Wakil Perdana Menteri Somkid Jatusripitak. Kami selalu berusaha untuk meningkatkan potensi pemain Thailand sehingga mereka menjadi kompeten dan kompetitif untuk membantu mereka beroperasi secara lestari dan efisien di pasar global, dan THAIFEX-World of Food Asia adalah platform optimal untuk ini. "jelasnya.

Kalin Sarasin, Ketua Kamar Dagang dan Dewan Perdagangan dan Dewan Otoritas Pariwisata Thailand menambahkan THAIFEX-World of Food Asia memang dapat meningkatkan daya saing Thailand dengan membawa pemain global dan lokal ke platform tunggal dan menampilkan produk dan layanan kelas dunia mereka di F & B.

"Pameran dagang ini membantu pengusaha Thai F & B dan usaha kecil menengah di peta kualitas, keahlian, dan inovasi dunia, memperkuat posisi Thailand sebagai 'Kitchen of the World',”

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pameran

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top