Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Produsen Buah Segar Lirik Pasar Dagang Elektronik

Pionir buah segar di Indonesia Great Giant Foods mulai tertarik terjun ke dunia dagang elektronik melihat pangsa ritel sudah mulai turun.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 08 Maret 2018  |  01:46 WIB
Ilustrasi: Sejumlah pengunjung memilih buah durian yang ada di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (18/2/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Ilustrasi: Sejumlah pengunjung memilih buah durian yang ada di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (18/2/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pionir buah segar di Indonesia Great Giant Foods mulai tertarik terjun ke dunia dagang elektronik melihat pangsa ritel sudah mulai turun.

Supply Chain Director PT Great Giant Pineapple Mufroni Fasisal Risha mengatakan perusahaan sangat tertarik dengan perubahan pola masyarakat saat ini meski menangani buah segar memiliki kesulitan tersendiri.

“Tantangan e-commerce buah segar adalah produk kita tetap terjaga,” ujarnya kepada Bisnis di Jakarta pada Rabu (7/3/2018).

Roni menjelaskan perusahaan harus memastikan kualitas buah segar ke konsumen harus sama dengan toko ritel konvensional.

Ini berarti transportasi penunjang harus memenuhi kualifikasi seperti adanya tempat pendingin. Bukan hanya itu, harganya juga kompetitif. “Makanya kami akan bicara ke Menko [Perekonomian untuk biaya],” ujarnya.

Roni menambahkan dirinya sedang melakukan penjajakan dengan marketplace dan penyedia jasa logistik untuk memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan untuk mengirim buah segar. Harapannya pembahasan ini bisa rampung dan dilaksanakan tahun ini.

Sementara itu Roni meyakini tidak ada investasi khusus jika perusahaan terjun ke dunia e-commerce karena hanya memerlukan kerja sama dengan pihak ketiga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buah-buahan ecommerce
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top