Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Moratorium Konstruksi Layang Harga Mati

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono menegaskan bahwa semua proyek infrastruktur layang atau elevated seluruh Indonesia akan dilakukan penghentian sementara.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 20 Februari 2018  |  20:07 WIB
Foto aerial proyek pembangungan jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, Senin (13/11). - JIBI/Nurul Hidayat
Foto aerial proyek pembangungan jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, Senin (13/11). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono menegaskan bahwa semua proyek infrastruktur layang atau elevated seluruh Indonesia akan dilakukan penghentian sementara.

"Tidak ada pengecualian di Jakarta juga. Seluruh Indonesia!" ujarnya, Selasa (20/2/2018).

Proyek-proyek infrastruktur tersebut yakni jalan tol yang memiliki ruas melayang atau elevated seperti jalan tol layang Jakarta—Cikampek 2 , kereta ringan (light rail transit), moda raya terpadu (MRT) layang, dan jembatan.

"Seluruh proyek di Indonesia, mau tol di Sumatra, tol Trans-Jawa, tol Kalimantan, Sulawesi, jembatan Papua, MRT yang elevated ya [dihentikan]," katanya.

Dia meyakini bahwa meskipun dilakukan penghentian sementara, proyek tersebut tidak akan molor lebih jauh penyelesaiannya.

"Kalau konstruksi tidak kompromi, dihentikan, dan dievaluasi. Ini perintah Presiden untuk dievaluasinya, waktunya nanti tergantung evaluasi, go or no go tergantung evaluasi. Lagi pula ini yang layang atau di atas yang dihentikan, di bawah tetap jalan proyeknya ," kata Basoeki.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Menteri PUPR kecelakaan konstruksi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top