Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siapa Konsultan Independen yang Ditugasi Mengevaluasi Proyek BUMN?

Kementerian BUMN sebagai wakil pemegang saham pemerintah di badan usaha milik negara akan menugaskan konsultan independen untuk mengevaluasi secara menyeluruh proyek-proyek yang sedang dikerjakan oleh BUMN Karya.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 20 Februari 2018  |  17:54 WIB
Suasana di lokasi launching girder (alat angkat proyek) yang jatuh pada proyek pembangunan jalur ganda kereta ManggaraiJatinegara, di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/2). - JIBI/Dwi Prasetya
Suasana di lokasi launching girder (alat angkat proyek) yang jatuh pada proyek pembangunan jalur ganda kereta ManggaraiJatinegara, di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/2). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian BUMN sebagai wakil pemegang saham pemerintah di badan usaha milik negara akan menugaskan konsultan independen untuk mengevaluasi secara menyeluruh proyek-proyek yang sedang dikerjakan oleh BUMN Karya.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan bahwa konsultan independen berfungsi untuk memastikan agar seluruh proyek konstruksi dilaksanakan sesuai dengan standar keamanan terbaik sekaligus menjaga setiap tahapan pengerjaan proyek dilaksanakan dengan baik, berhati-hati, dan aman.

"Konsultan ini diharapkan dapat segera memberikan masukan berbentuk corrective action atas proyek-proyek tersebut untuk memastikan telah dipatuhinya regulasi dari kementerian teknis terkait, yaitu Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan," ujarnya, Selasa (20/2/2018).

Ruang lingkup evaluasi yang akan dilakukan meliputi evaluasi organisasi dan prosedur QHSSE (quality, health, safety, security, and environment) di setiap BUMN Karya dengan target menuju zero fatality.

"Organisasi QHSSE harus menjadi tanggung jawab langsung direktur utama sehingga menjadi perhatian dan tanggung jawab seluruh dewan direksi," katanya.

Pelaksanaan evaluasi akan dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi dengan Kementerian PUPR sebagai regulator teknis dan Kementerian Perhubungan sebagai pemilik proyek infrastruktur transportasi.

Selama masa evaluasi, kosultan independen diharapkan dapat melakukan kajian kualitas dan keamanan proyek-proyek layang maupun membangun manajemen QHSSE menuju zero fatality.

"Sementara penunjukan konsultan independen akan dilakukan oleh Ketua Umum Asosiasi Kontraktor Indonesia Budi Harto," ucap Rini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn kecelakaan konstruksi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top