Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Baznas Kembangkan 600 Unit Jaringan Ritel Z-Mart di Jabodetabek

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mentargetkan akan mengembangkan jaringan toko ritel Z-Mart menjadi sekitar 600 unit di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada tahun ini.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 17 Januari 2018  |  20:33 WIB
Ilustrasi - Istimewa
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mentargetkan akan mengembangkan jaringan toko ritel Z-Mart menjadi sekitar 600 unit di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada tahun ini.

Deputi Baznas, Arifin Purwakananta, mengatakan pihaknya berusaha terus untuk mengembangkan jaringan Z-Mart sebagai usaha mikro dengan modal dari dana zakat tersebut

Pengembangan Z-Mart itu sebagai wujud dari tekad kuat Baznas dalam upaya meningkatkan derajat para mustahik, orang yang berhak terima dana zakat, yang salah satunya melalui penguatan di bidang ekonomi.

“Dengan demikian, dana zakat bermanfaat untuk membangkitkan kondisi perekonomian para mustahik,” katanya saat peresmian 17 unit Z-Mart di Bogor yang dipusatkan di Kampung Setu, Kecamatan Bojong Gede, Bogor, Rabu (17/1/2018)

Menurutnya, Z-Mart merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi, berupa jaringan pengembangan usaha ritel mikro untuk mengangkat skala usaha mustahik binaan Baznas.

Para mustahik sebelum mendirikan dan mengelola Z-Mart itu mendapat modal usaha, serta pelatihan dan pedampingan dari Baznas, termasuk memilih jenisnya yakni Z-Mart Point yang dimiliki oleh satu Kepala Keluarga. 

Jenis Z-Mart Store dan Z-Mart Distribusi Center, yang memiliki skala usaha dan penerima manfaat lebih besar, dapat melayani pembelian grosir maupun eceran dan menyuplai dagangan ke warung-warung kelontong.

Dia menjelaskan sejak 2016, sebagian dari dana zakat yang ditunaikan oleh para muzaki melalui Baznas diwujudkan untuk mendirikan Z-Mart yang sudah tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Adapun toko ritel Z-Mart pertama kali dibangun di Desa Selotong dan Desa Secanggang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, pada April 2017 dan terus berkembang hingga sekarang.

Kehadiran Z-Mart, imbuhnya, mendapat sambutan positif dari masyarakat, mengingat harga jualnya relatif lebih murah dari toko kelontong atau minimarket lain, karena barang-barangnya dipasok dari retail besar.

Peresmian 17 unit Z-Mart yang dipusatkan di Bojong Gede, Bogor itu merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Baznas ke-17 pada 17 Januari 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel usaha mikro
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top