Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perikanan Tangkap: Target Produksi 2018 Melesat, padahal 2017 Meleset

Produksi perikanan tangkap 2018 ditargetkan 9,45 juta ton setara Rp209,8 triliun setelah realisasi 2017 meleset dari target.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 15 Januari 2018  |  13:07 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Produksi perikanan tangkap 2018 ditargetkan 9,45 juta ton setara Rp209,8 triliun setelah realisasi 2017 meleset dari target.

Berdasarkan data estimasi Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, produksi perikanan tangkap tahun lalu 7,7 juta ton yang terdiri atas 7 ton ikan laut dan 642.670 ton ikan perairan darat. Volume itu setara Rp158 triliun.

Padahal, tahun lalu pemerintah memasang target produksi perikanan tangkap 8,8 juta ton yang terdiri atas 7,8 juta ton ikan laut dan 1 juta ton ton ikan perairan darat, dengan taksiran nilai Rp180,8 triliun.

Kendati demikian, data KKP menunjukkan realisasi 2017 meningkat dari pencapaian tahun sebelumnya yang sebanyak 6,5 juta ton senilai Rp121,6 triliun.

Rata-rata pendapatan rumah tangga nelayan pada 2017 naik menjadi Rp2,7 juta per orang per bulan dari tahun sebelumnya Rp2,1 juta per orang per nelayan.

Tahun ini, pemerintah menetapkan target rata-rata pendapatan nelayan Rp3,6 juta per orang per bulan.

Target KKP 2018

Pertumbuhan PDB perikanan: 11%

Nilai tukar nelayan: 112

Fasilitasi penyaluran permodalan usaha perikanan tangkap: Rp4,8 triliun

Produksi perikanan tangkap: 9,45 juta ton

Nilai produksi perikanan tangkap: Rp209,8 triliun

Rata-rata pendapatan nelayan: Rp3,6 juta per orang per bulan

Sumber: Ditjen Perikanan Tangkap KKP, 2018

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan tangkap
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top