Agoda Indonesia: Inbound ke Bali Mulai Recovery

Meskipun masih banyak hotel menyatakan tingkat okupansi turun, wisman yang datang ke Bali setelah Bandara I Gusti Ngurah Rai dibuka kembali mengalami kenaikan.
Feri Kristianto | 12 Desember 2017 14:05 WIB
Erupsi Gunung Agung - BNPB

Bisnis.com, DENPASAR - Meskipun masih banyak hotel menyatakan tingkat okupansi turun, wisman yang datang ke Bali setelah Bandara I Gusti Ngurah Rai dibuka kembali mengalami kenaikan.

Country Director Agoda International Indonesia Gede Gunawan menyatakan pembatalan kedatangan ke Bali mulai menurun dan sebaliknya inbound naik sangat tajam pada tahap recovery.

“Jauh sudah lebih bagus [inbound], di mana seminggu setelah erupsi itu sempat minus. Artinya yang booking daripada cancel saat paska erupsi itu lebih sedikit, tetapi sekarang sudah recovery,” jelasnya di Denpasar, Bali, pada Selasa (12/2/2017).

Namun, dia mengakui dari statistik Agoda Indonesia, untuk wisatawan dometik masih menurun. Bali sudah sangat dikenal di seluruh dunia sehingga memiliki nama besar, tetapi problem wisatawan yang akan datang adalah masalah ketakutan mereka.

Dia menegaskan problem Bali saat ini bukan persoalan harga dan promosi melainkan promosi secara digital. Setelah erupsi Gunung Agung, harus ada kepastian dan jaminan bagi wisatawan yang datang bisa kembali ke negaranya dengan aman.

Gunawan mengusulkan ada perbedaan penanganan kondisi Bali saat ini dibandingkan dengan metode ketika terjadi bom Bali 2002 dan 2004. Kondisi saat ini berbeda jauh. Ketika bom meledak di Pulau Dewata, maskapai masih tetap melayani penerbangan dengan normal, sedangkan sekarang terganggu karena status Gunung Agung.

“Jaminan yang sudah dilakukan kemarin itu sudah bagis tetapi belum maksimal, tetapi sporadis hotel dan travel sedikit demi sedikit berjalan. Kami mengusulkan harus ada satu orang in charge entah siapa dan mereka yang melakukan gerakan yang disepakati,” usulnya.

Selain itu, perlu mengkonter informasi ke luar negeri mengenai isu Gunung Agung. Sekarang ini,jika membuka google dengan kata kunci Gunung Agung,yang keluar pasti terkait isu meletus. Untuk mengkonter isu ini, perlu ahli promosi digital yang diandalkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, wisata bali, gunung agung

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top