Kemenperin Fasilitasi Kerja Sama IKM Dengan PHRI

Kementerian Perindustrian akan mempermudah akses para pelaku industri kecil dan menengah untuk menjual produk mereka ke industri perhotelan.
Amanda Kusumawardhani | 23 November 2017 13:38 WIB
Ilustrasi. - .Bisnis/Amri Nur Rahmat

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Perindustrian akan mempermudah akses para pelaku industri kecil dan menengah untuk menjual produk mereka ke industri perhotelan.

Dalam hal ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memfasilitasi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dengan menghubungkan langsung dalam pameran The Hotel Week Indonesia 2017 yang digelar di Jakarta Convention Center pada 23-25 November 2017.

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih mengakui saat ini para pelaku IKM masih kesulitan menjangkau industri perhotelan karena masih maraknya barang impor dari China yang harganya miring.

Padahal, kata Gati, Kemenperin sudah menargetkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) untuk industri perhotelan 100%. Artinya hotel-hotel harus menggunakan produk IKM dalam negeri untuk suplai pengadaan.

"Misalnya, pengadaan furnitur hotel semuanya harus produk Indonesia. Kalau sekarang tidak, semua masih impor China karena harga lebih murah," tukasnya.

Saat ini, Kemenperin telah membina setidaknya 1.650 IKM di Indonesia. Untuk itu, Kemenperin menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara IKM dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Salah satu contoh produk IKM yang telah terstandarisasi mutunya adalah produk untuk spa yang tidak mengandung logam berat. 

Tag : ikm
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top