Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ALFI Sepakati Pembatasan Kendaraan Selama Iduladha

Kementerian Perhubungan menerbitkan surat edaran tentang pengaturan lalu lintas dan pembatasan operasional kendaraan selama libur Iduladha.
Abdul Rahman
Abdul Rahman - Bisnis.com 24 Agustus 2017  |  18:57 WIB
ALFI Sepakati Pembatasan Kendaraan Selama Iduladha
Ilustrasi: Truk memasuki kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. - Antara/Budi Candra Setya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan menerbitkan surat edaran tentang pengaturan lalu lintas dan pembatasan operasional kendaraan selama libur Iduladha.

Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan pihaknya setuju dengan SE tersebut agar kepadatan arus lalu lintas selama libur bisa berkurang.

"Dengan catatan kalau ternyata tidak ada kemacetan, [pembatasan itu] bisa dilepas," ujarnya di Jakarta pada Kamis (24/8/2017).

Pembatasan berlaku sejak Kamis (31/8/2017) pukul 12.00 sampai Jumat (1/9/2017) pukul 12.00 dan pada Minggu (3/9/2017) yang waktunya disesuaikan agar arus balik berjalan lancar.

"Kami juga sudah kaji untuk hari Jumat pagi dan Minggu pagi kendaraan logistik tetap beroperasi normal," ucapnya.

Lebih lanjut, Yukki menjelaskan pihaknya akan mengomunikasikan edaran tersebut dengan pemilik barang untuk bisa dijadwalkan pengiriman lebih awal. Begitu pula dengan pengaturan arus baliknya ke Jakarta.

Dalam Surat Edaran Nomor SE.16/AJ.201/DRDJ/2017 kendaraan angkutan barang dilarang beroperasi pada waktu tertentu di jalan nasional dan jalan tol Jakarta-Cikampek-Palimanan-Brebes dan Jakarta-Cikampek-Padalarang-Cileunyi.

Ketentuan itu juga mencakup jalur wisata di delapan provinsi yaitu Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Angkutan Barang
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top